Langkah Pemerintah Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah di RI

Minggu, 4 Juli 2021 16:30 Reporter : Dwi Aditya Putra
Langkah Pemerintah Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah di RI Maruf Amin. ©2019 dok.Setwapres RI

Merdeka.com - Wakil Presiden, Ma'ruf Amin mengakui, jalan panjang untuk membangkitkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah masih rendahnya literasi ekonomi dan keuangan syariah masyarakat Indonesia.

Berdasarkan survei Bank Indonesia tahun 2020, literasi ekonomi dan keuangan syariah masyarakat Indonesia masih rendah yaitu sebesar 16,2 persen, sehingga masih banyak ruang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan syariah.

Sementara untuk sektor keuangan syariah lebih rendah lagi. Berdasarkan data survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2019, indeks literasi keuangan syariah masyarakat Indonesia baru sebesar 8,93 persen dan indeks inklusi keuangan syariah sebesar 9,1 persen.

"Peran media tentunya menjadi sangat penting dalam meningkatkan literasi masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan syariah. Memperbanyak informasi dan pemberitaan terkait ekonomi dan keuangan syariah termasuk UMKM menjadi salah satu upaya kita meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan syariah," kata Wapres Ma'ruf katanya dalam Webinar Menanti Kebangkitan Ekonomi Syariah, Minggu (4/7).

Untuk itu, dirinya juga mengajak peran serta media baik cetak, elektronik, maupun digital menyediakan ruang khusus bagi pemberitaan, edukasi dan rubrik ekonomi dan keuangan syariah serta UMKM. Dengan semakin banyaknya konten-konten variatif dan inovatif membahas ekonomi dan keuangan syariah, maka masyarakat akan semakin tertarik dan mudah memperoleh pemahaman terkait ekonomi dan keuangan syariah sejak dari awal.

Di lain pihak, berkembangnya literasi keuangan syariah melalui media juga tidak dapat kita lepaskan dari peran para jurnalis sebagai ujung tombak dalam menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan independen. Oleh karenanya, media juga harus meningkatkan pengetahuan dan pemahaman jurnalis terhadap prinsip-prinsip ekonomi dan keuangan syariah, sehingga informasi yang disajikan menjadi akurat dan tidak menimbulkan bias informasi. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini