Lampaui Ekspektasi, Pendapatan Apple Tembus USD 58 Miliar

Rabu, 1 Mei 2019 10:16 Reporter : Idris Rusadi Putra
Lampaui Ekspektasi, Pendapatan Apple Tembus USD 58 Miliar Steve Jobs. ©2014 Merdeka.com/abcnews.go.com

Merdeka.com - Apple Inc tercatat mengantongi pendapatan sebesar USD 58 miliar pada kuartal kedua tahun fiskal 2019. Angka ini turun 5,0 persen dibanding kuartal sama tahun lalu, tetapi pendapatan ini mengalahkan ekspektasi atau prediksi pasar sekitar USD 57,4 miliar.

Dalam laporan hasil keuangannya untuk kuartal kedua fiskal yang berakhir pada 30 Maret 2019, perusahaan mengatakan laba kuartalan per saham dilusian turun 10 persen menjadi USD 2,46 dan penjualan internasionalnya mencapai 61 persen dari pendapatan kuartal.

"Kami menghasilkan arus kas operasi sebesar USD 11,2 miliar pada kuartal Maret dan terus melakukan investasi yang signifikan di semua bidang bisnis kami," kata Chief Financial Officer Apple, Luca Maestri.

CEO Apple, Tim Cook mengatakan perusahaan telah menetapkan rekor kuartalan baru sebagai pendapatan dari jasa-jasa, termasuk Apple Music, App Store, dan bisnis lainnya, mencapai USD 11,5 miliar untuk kuartal kedua 2019.

"Hasil kuartal Maret kami menunjukan kekuatan berkelanjutan dari basis terpasang kami lebih dari USD 1,4 miliar perangkat aktif, karena kami menetapkan rekor sepanjang masa untuk jasa-jasa, serta momentum kuat dari kategori Wearables, Home and Accessories, yang menetapkan rekor baru kuartal Maret," katanya.

Apple mengatakan telah menghabiskan USD 27 miliar untuk pembelian kembali saham dan dividen selama kuartal kedua, dan akan menyisihkan USD 75 miliar untuk pembelian kembali saham.

Apple tidak lagi memberikan angka penjualan unit khusus untuk iPhone, iPad, dan perangkat Mac dalam laporan keuangannya, seperti yang diumumkan tahun lalu.

Perusahaan yang berbasis di Cupertino, California ini memperkirakan pendapatannya akan mencapai antara USD 52,5 miliar hingga USD 54,5 miliar untuk kuartal ketiga fiskal tahun ini, dengan biaya operasional berada di antara USD 8,7 miliar hingga USD 8,8 miliar. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Apple
  2. Teknologi
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini