Lama mandek, tim Donald Trump sosialisasikan bangun hotel di Bali

Jumat, 24 Februari 2017 11:09 Reporter : Gede Nadi Jaya
Tim Donald Trump saat sosialisasi. Gede Nadi©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Lebih dari tiga tahun, nasib kawasan Nirwana Bali Resort (NBR) tidak ada kejelasan karena adanya peralihan manajemen menjadi Pan Pasific. Setelah itu, lahan yang luasnya lebih dari 20 hektar itu dibeli oleh Donlad Trump sebelum terpilih menjadi orang nomor 1 di Amerika Serikat.

Menariknya, begitu terpilih jadi presiden, tim dari Donald Trump langsung gerilya untuk sosialisasi ke banjar-banjar di wilayah Tanah Lot desa Braban kecamatan Kediri, Tabanan Bali. Kabarnya sosialisasi itu sudah dilakukan sejak 15 Februari lalu untuk rencana pembangunan hotel bintang 6 beserta sarana pendukung lainnya.

"Iya pak. Sudah ada sosialisasi mengenai pembangunan hotel oleh Donald Trump sejak tanggal 15 Ferbruari kemarin," ucap tokoh masyarakat Desa Beraban, I Wayan Sutama di Jakarta, Jumat (24/2).

Dikatakannya, sosialiasi mengenai rencana Donald Trump bersamaan dengan sosialisasi rencana pembangunan desa yang akan dilaksanakan di tahun 2017 ini. "Saat sosialiasi rencana pembangunan Desa Beraban tahun 2017 ke masing masing banjar, diselipkan juga sosialisasi mengenai rencana pembangunan hotel milik Presiden Donald Trump," jelasnya.

"Dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan mengenai pemutusan hubungan kerja karyawayan Hotel Pan Pasific termasuk penutupan hotel per tanggal 31 Juli 2017 mendatang," jelasnya.

Dalam sosialiasi tersebut tidak ada pertanyaan dan keberatan dari masyarakat yang bekerja di Pan Pasific.

"Sebagian besar warga kami dikerjakan di sana (Pan Pasific). Keberatan sih tidak, hanya saja ada saran agar pesangon diperjuangkan bisa melebihi dari pada yang ada di peraturan perundang undangan tenaga kerja," ungkapnya.

Dia yang juga sebagai pengurus di Desa Beraban menambahkan, dari 15 banjar yang ada di Desa Beraban, sosialisasi sudah menyasar 11 banjar, hanya 4 banjar yang belum. "Rencana nanti malam sosialiasi dilanjutkan ke banjar lain," tambahnya.

Sementara itu Ketua Serikat Pekerja Pariwisata Pan Pasific Hotel I Ketut Sunarwa via telpon membenarkan pihaknya telah menerima informasi secara lisan dari manajemen mengenai rencana pemutusan hubungan kerja karyawan Pan Pasific Hotel.

Itu terkait dengan rencana akan di bangunnya kembali hotel dengan model dan kemaun dari pemiliknya Donlad Trump. "Sekarang saya masih rapat membahas hal tersebut dengan teman teman karyawan di SP Par Pan Pasific Hotel. Rapat membahas masalah tersebut," tandasnya.

Sunarwa yang juga sebagai Ketua BPD Desa Beraban membenarkan pihaknya telah mensosialisikan mengenai adanya rencana pembangunan hotel oleh Doland Trump di Tanah Lot.

Kabarnya saat sosialisasi, warga berharap Presiden AS ini tidak juga membangun sarana hiburan seperti diskotik dan kasino. Mengingat wilayah tersebut masuk dalam kawasan Suci Pura Luhur Tanah Lot. [idr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.