Laba BRI Bertumbuh, Asetnya Capai Rp1,305,67 Triliun

Jumat, 25 Oktober 2019 12:18 Reporter : Rizlia Khairun Nisa
Laba BRI Bertumbuh, Asetnya Capai Rp1,305,67 Triliun Pemaparan Kinerja Keuangan Triwulan III Tahun 2019. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Penyaluran kredit yang tumbuh double digit dan di atas rata-rata industri, diketahui merupakan penyokong PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Dalam Triwulan III 2019 dilaporkan kinerja BRI yang menorehkan hasil positif, salah satunya terkait aset.

"Hingga Triwulan III secara konsilidasian BRI mampu mencetak laba Rp24,8 triliun rupiah atau tumbuh 5,36 persen yoy. Sementara aset sebesar Rp1,305,67 triliun yang artinya tumbuh secara tahunan sebesar 10,34 persen," jelas Direktur Utama BRI Sunarso dalam konferensi pers terkait Pemaparan Kinerja Keuangan Triwulan III Tahun 2019 di Jakarta, Kamis (24/10).

Dalam konferensi pers itu, Sunarso menjabarkan bahwa hingga akhir September 2019, penyaluran kredit senilai Rp903,14 triliun tumbuh 11,65 persen. Angka tersebut ternyata lebih tinggi dari industri yang tercatat di OJK pada Agustus 2019 sebesar 8,59 persen.

"Segmen mikro tumbuh 13,23 persen yoy dengan proporsinya mencapai sepertiga dari keseluruhan kredit BRI," jelas Sunarso.

Bukan hanya itu saja, selama Januari hingga September 2019, BRI berhasil menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp77,26 triliun pada 3,6 debitur. Pencapaian itu setara dengan 88,83 persen dari target penyaluran KUR yang di-breakdown pemerintah untuk BRI pada 2019 sebesar Rp86,97 triliun.

Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK), BRI berhasil menghimpun dana sebesar Rp959,triliun atau tumbuh 9,91 perse yoy lebih tinggi dari industri 7,62 persen.

Giro BRI tumbuh 21,77 persen yoy menjadi Rp171,85 triliun, tabungan BRI tumbuh 9,20 persen yoy menjadi Rp384,02 triliun dan deposito tumbuh 6,16 persen yoy menjadi Rp403,37 triliun.

Faktor lain juga ikut menopang perolehan laba BRI yaitu, dari pertumbuhan giro dan tabungan yang lebih tinggi dibandingkan deposito mampu mendongkrak dana murah (CASA) BRI. Pada kuartal III 2019 CASA BRI tercatat 57,95 persen, meningkat dibandingkan kuartal III 2018 sebesar 56,46 persen.

Dari sisi Fee Based Income (FBI), hingga akhir September 2019 BRI mampu tumbuh double digit sebesar 12,03 persen yoy atau sebesar Rp9,74 triliun, dibandingkan FBI kuartal III 2018 sebesar Rp8,69 triliun.

Dari papan tersebut, diketahui pula bahwa kinerja penyaluran kredit di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) juga mendominasi.

"Itulah situasi kinerja kami di aset dan balancing. Komitmen BRI juga untuk memberdayakan UMKM agar mampu menjadi tulang punggung kinerja perseroan yang positif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, BRI berkomitmen untuk fokus dalam melakukan ekspansi bisnis di segmen mikro, dengan melakukan strategi go smaller, go shorter, dan go faster," jelas Sunarso. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Berita Bank BRI
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini