Kurs Rupiah Menguat ke Rp14.623 Dipicu Stimulus Ekonomi Uni Eropa

Rabu, 22 Juli 2020 12:02 Reporter : Idris Rusadi Putra
Kurs Rupiah Menguat ke Rp14.623 Dipicu Stimulus Ekonomi Uni Eropa dolar AS. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Nilai tukar atau kurs Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menguat tajam di perdagangan hari ini, Rabu (22/7). Penguatan Rupiah dipicu stimulus ekonomi Uni Eropa.

Pada pukul 09.27 WIB, Rupiah menguat 118 poin atau 0,8 persen menjadi Rp14.623 per USD dari sebelumnya Rp14.741 per USD.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, Rupiah mendapatkan sentimen positif yang datang dari kesepakatan stimulus Uni Eropa senilai 750 miliar euro.

"Stimulus ini mengangkat harga aset-aset berisiko termasuk rupiah. Kesepakatan ini dinilai bisa membantu pemulihan ekonomi," ujar Ariston.

Stimulus tersebut juga memberikan likuiditas di pasar keuangan yang mendorong para pelaku pasar berinvestasi di aset berisiko yang menawarkan imbal hasil (yield) lebih tinggi.

1 dari 1 halaman

Penelitian Vaksin Covid-19

covid 19

Sementara itu, terkait kemajuan penelitian vaksin Covid-19 dinilai mungkin sudah tidak menjadi sentimen yang mempengaruhi pergerakan nilai tukar pada hari ini.

Ariston memperkirakan rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp14.550 per USD hingga Rp14.750 per USD.

Pada Selasa (21/7) lalu, Rupiah ditutup menguat 44 poin atau 0,3 persen menjadi Rp14.741 per USD dari sebelumnya Rp14.785 per USD.

[idr]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini