Kurs Rupiah Ditutup Perkasa Ditopang Surplus Neraca Perdagangan

Jumat, 15 Oktober 2021 16:06 Reporter : Idris Rusadi Putra
Kurs Rupiah Ditutup Perkasa Ditopang Surplus Neraca Perdagangan Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Nilai tukar atau kurs Rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan menguat ditopang surplus neraca perdagangan September 2021 yang melebihi perkiraan.

Rupiah ditutup menguat 43 poin atau 0,3 persen ke posisi Rp14.075 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.118 per USD.

"Faktor domestik lebih kuat dan bagus kali ini. Jadi bisa menahan gempuran USD," kata analis DC Futures Lukman Leong saat dihubungi di Jakarta, Jumat (15/10).

Badan Pusat Statistik (BPS) Jumat pagi ini, merilis data neraca perdagangan Indonesia yang tercatat mengalami surplus USD 4,37 miliar pada September 2021 dengan nilai ekspor USD 20,6 miliar dan impor USD 16,23 miliar.

"Harga batubara yang tinggi membantu nilai ekspor dan neraca perdagangan yang baru dirilis hari ini surplus besar USD 4,37 miliar, lebih tinggi dari perkiraan oleh lonjakan 47 persen pada ekspor," ujar Lukman.

Selain itu, penguatan Rupiah juga ditopang perjanjian pertukaran dana atau swap mata uang Indonesia dengan beberapa negara mitra dagang yang mulai menurunkan permintaan domestik terhadap dolar AS.

"Kasus Covid-19 yang semakin menurun juga memberikan harapan akan pembukaan penuh ekonomi. Kemudian, USD memang sedikit melemah hari ini," kata Lukman.

Terkait pandemi, jumlah kasus harian Covid-19 pada Kamis (14/10) kemarin mencapai 1.053 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,23 juta kasus. Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 mencapai 37 kasus sehingga totalnya mencapai 142.848 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 1 715 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,07 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif Covid-19 mencapai 19.852 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 104,31 juta orang dan vaksin dosis kedua 60,42 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah di posisi Rp14.125 per USD. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.065 per UsD hingga Rp14.125 per USD.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat menguat ke posisi Rp14.084 per USD dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.155 per USD.

Baca juga:
Kurs Rupiah Diprediksi Menguat Seiring Turunnya Imbal Hasil Obligasi AS
Kurs Rupiah Ditutup Menguat Tajam ke Level Rp14.118 per USD
Imbal Hasil Surat Utang AS Turun, Rupiah Diprediksi Menguat Hari Ini
Kurs Rupiah Ditutup Stagnan di Level Rp14.218 per USD
Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp14.217 per USD
Kurs Rupiah Melemah ke Level Rp14.213 per USD

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini