Kunci sukses transformasi PT KAI dibeberkan secara blak-blakan

Selasa, 17 Maret 2015 18:25 Reporter : Angga Yudha Pratomo
Kunci sukses transformasi PT KAI dibeberkan secara blak-blakan Ilustrasi PT KAI. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Tidak dipungkiri, PT kereta api Indonesia (PT KAI) sukses melakukan transformasi dengan beberapa perubahan mendasar dalam sistem pelayanan. Sebut saja soal penerapan sistem check in, penghilangan kereta ekonomi, larangan PKL berjualan di kereta api, penataan kembali stasiun dan beberapa terobosan lainnya.

Resep sukses transformasi KAI itu dibeberkan dalam buku berjudul 'KAI RECIPE'. Pada buku ini juga disajikan tiap aspek pengelolaan, permasalahan dan kiat-kiat perbaikan.

Buku tersebut hasil kerja sama PT KAI dan Lembaga Management Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI). Penulis buku yang tak lain Kepala Lembaga Management FEB UI Toto Pranoto menuturkan, sesungguhnya buku ini merupakan hasil kajian tentang keberhasilan perbaikan perusahaan badan Usaha Milik Negara (BUMN). "Dalam hal ini yakni PT KAI," singkat Toto di Jakarta, Kamis (17/3).

Dia berharap, dengan terbukanya kunci sukses KAI melakukan transformasi ini, semakin banyak perusahaan lain termotivasi melakukan perbaikan dalam pelayanan yang akhirnya berimplikasi pada meningkatnya kinerja bisnis.

"Ini juga bermanfaat bagi masyarakat awan yang ingin belajar bisnis, transformasi dan perubahan," ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan yang juga bekas bos PT KAI Ignasius Jonan yakin buku kunci sukses transformasi KAI bakal laris di pasaran dan mendapat predikat best seller (penjualan terbaik) tahun ini.

"Saya harap buku ini, kalau ini tidak best seller tahun ini berarti bapak (Toto) gagal," terang Jonan. [noe]

Baca juga:
Ini pasukan khusus China siap melumat militer Myanmar
Sibuk serang DPRD, Ahok ternyata dijebak anak buahnya?
Cerita Miss Indonesia 2006 pindah kewarganegaraan & jadi US Army
Cincin 'Allah' muncul di Swedia, bukti bangsa Viking pemeluk
Sadis, polisi dikeroyok, ditelanjangi dan diarak keliling kota
Empat upaya Myanmar hindari perang dengan China

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini