Kuartal IV-2020, Pendapatan Pembudidaya Ikan Stagnan di Rp3,5 Juta per Bulan

Kamis, 14 Januari 2021 09:41 Reporter : Merdeka
Kuartal IV-2020, Pendapatan Pembudidaya Ikan Stagnan di Rp3,5 Juta per Bulan Budidaya ikan. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Slamet Soebjakto mengatakan, pendapatan pembudidaya ikan pada kuartal IV-2020 tidak mengalami kenaikan jika dibandingkan kuartal sebelumnya. Rata-rata pendapatan sebesar Rp3,5 juta per bulan.

Dia menjelaskan, hal ini disebabkan ekonomi pembudidaya mulai membaik selama masa pandemi Covid-19. Meski demikian, rata-rata pendapatan ini naik 7,58 persen dari kuartal II-2020.

Berbagai dukungan langsung dinilai mampu mendongkrak efisiensi produksi budidaya. Selain itu, mulai berjalannya rantai suplai memberikan efek kembali bergairahnya usaha pembudidayaan ikan di beberapa daerah.

"Berbagai dukungan seperti Gerakan Pakan Mandiri (GERPARI), bantuan benih dan input produksi lainnya, dalam jangka pendek mampu mendongkrak efisiensi produksi. Terutama selama pandemi ini kita masif melakukan dukungan tersebut di berbagai daerah," kata Slamet dalam keterangan resmi pada Kamis (14/1).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya perbaikan struktur ekonomi masyarakat pembudidaya ikan di penghujung 2020. Tercatat Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi) Desember 2020 senilai 101,24 naik 0,58 poin dibanding November yang mencapai 100,65. Di samping itu, Nilai Tukar Usaha Pembudidayaan Ikan (NTUPi) juga naik 0,77 poin dari periode November sebesar 100,94 menjadi 101,72 pada Desember lalu.

Slamet mengatakan, peningkatan angka NTPi menunjukkan adanya perbaikan efisiensi usaha yang dipicu oleh semakin membaiknya harga komoditas utama budidaya.

Baca Selanjutnya: Sistem Distribusi Pulih...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini