Kuartal I-2019, Pertumbuhan Ekonomi di Maluku dan Papua Masih Lesu

Senin, 6 Mei 2019 14:17 Reporter : Dwi Aditya Putra
Kuartal I-2019, Pertumbuhan Ekonomi di Maluku dan Papua Masih Lesu BPS. ©2018 Merdeka.com/Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan dari pertumbuhan ekonomi RI sebesar 5,07 persen, masih ada beberapa provinsi tercatat alami kontraksi. Seperti terjadi di Pulau Maluku dan Papua yang mengalami pertumbuhan ekonomi yang terkontraksi 10,44 persen.

Dia menyebut, kontribusi kedua pulau itu terhadap perekonomian Indonesia hanya mencapai sebesar 2,19 persen. Kondisi ini berbeda jika dibandingkan beberapa pulau lainnya.

"Pulau Maluku dan Papua mengalami pertumbuhan yang negatif, karena pertumbuhan ekonomi di provinsi Papua negatif 20,13 persen dan Papua Barat sebesar negatif 0,26 pada kuartal I-2019," kata Suhariyanto, di Kantornya, Jakarta, Senin (6/5).

Suhariyanto menjelaskan, salah satu penyebab perekonomian Papua menurun lantaran didorong aktivitas PT Freeport Indonesia yang mengalami penurunan produksi emas hingga 72 persen dan tembaga sebesar 53 persen. "Di Papua barat ada penurunan LNG (Gas alam cair)," imbuhnya.

"Ke depan tentu berharap provinsi di Indonesia Timur bisa lebih bergerak dan beri kontribusi yang besar pada pertumbuhan ekonomi,"

Kendati demikian, dari beberapa pulau, pertumbuhan ekonomi yang paling tinggi sendiri terjadi di Pulau Jawa yakni tumbuh 5,66 persen. Di mana kontribusinya masih mendominasi terhadap perekonomian nasional yakni 59,03 persen.

Kemudian posisi selanjutnya berada di Pulau Sumatera yang mengalami pertumbuhan ekonomi 4,55 persen, berada di bawah pertumbuhan ekonomi nasional. Kontribusi Sumatera masih menjadi salah satu yang terbesar pada perekonomian nasional sebesar 21,36 persen.

Sementara itu, Pulau Sulawesi tercatat mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 6,51 persen, dengan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 6,14 persen. Lalu Pulau Kalimantan tercatat tumbuh 5,33 persen dengan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 8,26 persen.

Adapun Pulau Bali dan Nusa Tenggara mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 4,64 persen dengan kontribusinya terhadap perekonomian nasional sebesar 3,02 persen. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini