KSEI luncurkan sistem terbaru, mampu selesaikan 20.000 transaksi per menit

Rabu, 8 Agustus 2018 10:59 Reporter : Merdeka
KSEI luncurkan sistem terbaru, mampu selesaikan 20.000 transaksi per menit Direktur Utama PT KSEI Friderica Widyasari Dewi. ©2017 Merdeka.com/Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) meluncurkan The Central Depository and Book Entry Settlement System (C-BEST) generasi terbaru, yakni C-BEST Next Generation (Nexl-G).

Direktur Utama KSEI Fridenca Widyasari Dewi berharap sistem ini bisa mendukung implementasi sistem perdagangan JATS Next-G BEI dan E-Clears KPEI yang telah diimplementasikan beberapa waktu lalu sehingga pasar modal mempunyai infrastruktur yang mapan.

C-BEST merupakan platform terpadu yang telah mendukung aktivitas penyelesaian transaksi Efek secara pemindahbukuan sejak tahun 2000 sekaligus upaya KSEI dalam mendukung perkembangan pasar modal dari sisi peningkatan jumlah investor dan jumlah penyelesaian transaksi.

"C-BEST Next Generation direncanakan dapat mengakomodir kurang lebih 10 juta investor pasar modal," tutur di Gedung BEI, Rabu (08/8).

Di sisi jumlah investor yang mengacu pada Single Investor Identification (SID), pada akhir tahun 2012 (sebelum pengembangan C-BEST Next-G), jumlah SID yang tercatat di KSEI baru mencapai 281.256, sedangkan saat ini per akhir Juli 2018 sudah mencapai 1.369.810 atau meningkat sebesar 387 persen.

Pada tahun 2017, total penyelesaian transaksi bursa melalui C-BEST sebesar 2,84 triliun unit dengan frekuensi mencapai 74,3 juta. Jumlah ini mengalami peningkatan dari tahun 2016 dengan jumlah penyelesaian transaksi sebesar 1,92 triliun unit dengan frekuensi sebesar 64,9 juta. Peningkatan jumlah ini diprediksi akan terus berlanjut setiap tahun.

Direktur KSEI Syafruddin menyebutkan jumlah pemrosesan penyediaan transaksi pada C-BEST Next-G meningkat lebih dari 6 kali lipat kapasitas sebelumnya yaitu dari 3.000 penyelesaian menjadi sekitar 20.000 penyelesaian transaksi per menit.

Untuk mengembangkan C-BEST Next-G, KSEI menunjuk Nasdaq sebagai penyedia teknologi. Sebagai penyedia teknologi, Nasdaq mengembangkan sistem bagi industri pasar modal utama dunia termasuk mengembangkan sistem post-trade untuk Central Securities Depository (CSD).

"Implementasi C-BEST Next-G adalah pencapaian luar biasa, tak hanya untuk sektor ekonomi di Indonesia namun sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari infrastruktur pasar modal Asia Tenggara," ujar Managing Director South Asia, South East Asia & Pacific Nasdaq Robert Frojd.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini