Kredit Plus gandeng Kepolisian eksekusi jaminan fidusia

Jumat, 29 September 2017 11:40 Reporter : Saugy Riyandi
Kredit Plus gandeng Kepolisian eksekusi jaminan fidusia kredit. merdeka.com

Merdeka.com - Perusahaan pembiayaan PT Finansia Multi Finance atau Kredit Plus menggandeng Kepolisian dalam melakukan sosialisasi mengenai teknis pelaksanaan eksekusi jaminan fidusia. Hal tersebut dinilai penting, baik bagi perusahaan pembiayaan maupun pihak Kepolisian.

Director of Business Kredit Plus Hery Susanto Dermawan mengatakan masyarakat mendapat akses dan pilihan cara dalam membeli barang tanpa menggunakan uang tunai. Sebab, saat ini hampir seluruh jenis transaksi dapat dilakukan dengan menggunakan jasa perusahaan pembiayaan dan produk yang paling populer di masyarakat adalah pembelian mobil, motor, elektronik, dan lain-lain.

Sebagai informasi, mitigasi resiko yang dilakukan oieh perusahaan pembiayaan sesuai dengan Peraturan 01K nomor 29 tahun 2014, antara lain perusahaan melakukan pembebanan jaminan fidusia atas barang yang dibiayai atau barang yang menjadi agunan.

Dalam prakteknya, eksekusi fidusia masih banyak mengalami kendala karena kurangnya pemahaman eksekusi jaminan fidusia. Untuk itu, sosialisasi mengenai jaminan fidusia sangatlah penting, baik untuk Kredit Plus sebagai perusahaan pembiayaan dan konsumen sebagai pihak dalam perjanjian, serta Kepolisian sebagai pihak yang berwenang daiam proses pengamanan eksekusi jaminan fidusia.

"Diharapkan terjadi keselarasan pemahaman antara team Iapangan Kredit Plus dengan pihak kepolisian, di mana dengan adanya keselarasan pemahaman maka komunikasi antara perusahaan dengan kepolisian dalam pelaksanaan eksekusi menjadi Iebih efektif sesuai dengan Peraturan Kapolri dan seluruh aturan yang berlaku," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (29/9).

Karopengmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto, menambahkan dengan adanya sosialisasi Fidusia yang benar akan menguntungkan kedua belah pihak, baik perusahaan pembiayaan maupun konsumen itu sendiri.

"Pengamanan eksekusi yang benar akan menjauhkan kedua belah pihak dari pelanggaran hukum bahkan yang mengarah ke pidana," kata Rikwanto. [sau]

Topik berita Terkait:
  1. Bunga Kredit
  2. OJK
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini