Korban Virus Corona Bertambah, IHSG Diramal Terperosok Masuk Zona Merah

Selasa, 28 Januari 2020 10:30 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Korban Virus Corona Bertambah, IHSG Diramal Terperosok Masuk Zona Merah IHSG ditutup menguat. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi ini dibuka melemah. Pelemahan masih dibayangi kekhawatiran pasar terhadap penyebaran virus corona.

IHSG dibuka melemah 22,99 poin atau 0,37 persen ke posisi 6.110,22. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 6,21 poin atau 0,62 persen menjadi 997,58.

Kepala Riset Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, memperkirakan IHSG hari ini akan kembali melemah secara fundamental.

"Sentimen negatif masih datang dari meningkatnya kekhawatiran corona virus, terlebih semakin meningkatnya korban meninggal dunia di China," ujar Lanjar seperti dikutip dari Antara di Jakarta, Selasa (28/1).

Meningkatnya kekhawatiran atas dampak ekonomi dan korban dari China terkait virus corona yang mematikan, memang menjadi sentimen negatif bagi perdagangan pasar global. Terlebih jumlah korban dari virus tersebut terus meningkat.

Investor terlihat masuk pada aset heaven setelah kekhawatiran terus menghantui tentang dampak virus corona pada perekonomian. Di mana akan menghambat perdagangan global terutama pasar komoditas.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 176,9 poin atau 0,76 persen ke 23.166,6 dan indeks Straits Times melemah 81,71 poin atau 2,52 persen ke 3.158,31. Sedangkan bursa saham China masih libur.

China pada Selasa melaporkan bahwa hingga kini 106 orang meninggal akibat virus corona yang menyebar di seluruh negara tersebut. Jumlah itu naik dari jumlah sebelumnya, yakni 81 orang.

1 dari 1 halaman

Kasus Virus Corona di China Menjadi 4.515 per 27 Januari 2020

corona di china menjadi 4515 per 27 januari 2020 rev1

Hingga 27 Januari, jumlah total kasus terkonfirmasi di China juga bertambah menjadi 4.515 dari 2.835 yang dilaporkan sehari sebelumnya, demikian dinyatakan Komisi Kesehatan Nasional.

Sementara itu, otoritas Kota Tangshan di China mengumumkan pada Selasa bahwa semua alat transportasi umum di dalam kota dihentikan sebagai upaya untuk mencegah virus corona baru menyebar lebih lanjut.

Pernyataan itu diunggah di dalam akun resmi pemerintah kota di Weibo. Tangshan, di Provinsi Hubei utara, adalah kota terbesar yang memproduksi baja di China.

[bim]

Baca juga:
Hadapi Virus Corona, Pemprov DKI Siagakan 3 Rumah Sakit
Pemprov DKI Buka Hotline 24 Jam Laporan Virus Corona
Startup Ini Mampu Prediksi Penyebaran Virus Corona
Melihat Cara Cepat China Bangun Rumah Sakit Pasien Virus Corona di Wuhan
Cegah Penyebaran Virus Corona, Kementan Perketat Impor Buah dan Sayur-sayuran
Antisipasi Penyebaran Corona, Penumpang Luar Negeri Diperiksa di Bandara El Tari

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini