Kontraksi Relatif Terkelola, Pemerintah Klaim Tren Ekonomi Turut Membaik

Kamis, 15 Oktober 2020 18:00 Reporter : Merdeka
Kontraksi Relatif Terkelola, Pemerintah Klaim Tren Ekonomi Turut Membaik pertumbuhan ekonomi. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi, Arif Budimanta mengatakan, kontraksi ekonomi yang dialami Indonesia dinilai relatif terkelola dibandingkan dengan negara-negara sekawasan (ASEAN) dan sekelompok (G-20).

"Secara keseluruhan, tren perekonomian Indonesia di tengah pandemi sampai dengan semester 1 relatif terkelola. Baik dengan negara-negara kawasan ataupun dengan negara-negara kelompok," ujar Arif dalam diskusi virtual, Kamis (15/10).

Dalam paparannya, Arif menerangkan ekonomi Indonesia kuartal 2 berada pada posisi ketiga dengan kontraksi 5,3 persen yoy. Di bawah China yang sudah mencatatkan pertumbuhan positif 3,2 persen yoy, dan Korea Selatan yang terkontraksi lebih dangkal dari indonesia yakni 2,7 persen yoy.

"Tetapi sejak April, Mei terus sampai dengan September, perekonomian global secara perlahan menunjukkan tren yang membaik. Jadi kurva yang rendah itu sudah ditinggalkan. Sekarang kembali mengangkat untuk mengejar agar kemudian dapat semakin cepat semakin baik. Begitu juga dengan perekonomian nasional, juga menunjukkan tren yang membaik sampai dengan September 2020," kata dia.

Sejumlah indikator telah menunjukkan indikasi-indikasi yang baik dan stabil. Seperti PMI yang mulai memasuki tahap ekspansi kembali, kemudian peningkatan konsumsi maupun neraca perdagangan yang bergerak dan mengarah kepada sisi yang positif.

"Hasil dari BPS hari ini juga memberikan optimisme terhadap neraca perdagangan. Dalam hal lain, pemerintah juga terus bekerja untuk momentum agar perekonomian nasional itu stabil dan kesejahteraan rakyat terus membaik," jelasnya.

Reporter: Pipit Ika Ramadhani

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini