Konter penjualan tiket di bandara cuma rugikan penumpang

Rabu, 4 Februari 2015 11:08 Reporter : Novita Intan Sari
Konter penjualan tiket di bandara cuma rugikan penumpang antrean penumpang di Bandara Soekarno Hatta. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Pengamat Penerbangan, Arista Atmadjati mendukung rencana Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menghilangkan konter penjualan tiket pesawat di bandara. Keberadaan konter penjualan tiket di bandara selama ini disebut hanya merugikan penumpang.

Menurut Arista, semua tiket pesawat yang dijual di konter yang berlokasi di bandara jauh lebih mahal dari harga biasa. Ini terjadi karena banyaknya calo yang melakukan pemesanan tanpa membeli. Semakin banyak yang memesan maka harga akan semakin tinggi.

"Yang mengakibatkan, banyaknya blocking seat oleh calo kerjasama dengan sales tiket maskapai di bandara. Tidak heran banyak pengguna jasa membeli tiket di bandara kadang harganya di luar kenormalan alias sangat mahal karena permainan calo-calo tiket, itu semua banyak menyusahkan masyarakat," ucap Arista ketika dihubungi merdeka.com, Jakarta, Rabu (4/2).

Penghapusan konter penjualan tiket di bandara mutlak harus dilakukan. Banyaknya calo yang bermain dengan konter penjualan tiket di bandara membuat kesan buruk bandara Indonesia di mata dunia. "Bandara kita di mata dunia sangat jelek adanya calo-calo, banyak penipuan apalagi ke TKW," tegasnya.

Namun demikian, Arista menyayangkan kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh pihak Kementerian Perhubungan. Jika mau menerapkan kebijakan anyar tersebut setidaknya, antara maskapai penerbangan, stakeholder dan juga regulator dapat bekerjasama mensosialisasikan kebijakan tersebut.

"Tapi penutupan tiket sales harus juga diberikan solusi antara lain untuk bagaimana orang mau beli tiket go show, rubah jam di bandara rubah jam penerbangan, up grade kelas dan lain lain. Intinya sosialisasi ke masyarakat harus simultan semua stake holder, Kemenhub , asosiasi tiketing asosiasi maskapai inaca dll, harus bahu membahu melakukan sosialisasi," tutupnya.

Sebelumnya, PT Angkasa Pura II pada Februari 2015 mendatang akan menutup semua konter yang menjual tiket di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Penutupan tersebut dilakukan berguna untuk peningkatan pelayanan publik di Bandara yang ada di seluruh Indonesia.

Manajer Humas dan Protokoler Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudis Tiawan mengatakan, Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan surat edaran pada 31 Desember 2014 lalu. Dalam surat bernomor: HK .209/I/16PHB.2014 di dalamnya berisi tentang instruksi untuk seluruh bandara yang ada di Indonesia tentang peningkatan pelayanan publik.

"Ada lima point di dalamnya, pertama soal meniadakan ruang penjualan tiket atau (ticket sales counter) yang ada di gedung terminal penumpang. Kedua, melarang penggunaan taksi yang tidak terdaftar untuk beroperasi di Bandara," ujar Yudis, Minggu (1/2) di Tangerang, Banten. [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini