Konstruksi Capai 70 persen, Tol Manado-Bitung Siap Beroperasi Pertengahan 2020

Kamis, 27 Juni 2019 11:42 Reporter : Merdeka
Konstruksi Capai 70 persen, Tol Manado-Bitung Siap Beroperasi Pertengahan 2020 Pembangunan Tol Manado-Bitung. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melaporkan, konstruksi seluruh seksi pada Jalan Tol Manado-Bitung hingga akhir Juni 2019 telah mencapai 70,38 persen, dengan pembebasan lahannya mencapai 86,15 persen. Dengan demikian, jalan tol pertama di Sulawesi Utara ini ditargetkan bisa beroperasi pada pertengahan 2020.

Direktur Utama PT Jasamarga Manado Bitung (JMB) George IMP Manurung memaparkan, pembebasan lahan masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung. Menurutnya, faktor penghambat pembebasan lahan selama ini adalah persoalan harga tanah dan administrasi, seperti kelengkapan dokumen atau sertifikat tanah.

"Sekarang tinggal masalah administrasi, misalnya dokumennya belum lengkap atau harus melalui ahli waris. Tidak sedikit yang harus dititipkan ke pengadilan, konsinyasi," ungkap dia, Kamis (27/6).

Selain itu, pada area tertentu pembebasan lahannya juga masih spot per spot dan tidak menyambung. Ini turut berdampak pada kurang maksimalnya pembangunan konstruksi Jalan Tol Manado-Bitung.

Jalan Tol Manado-Bitung sendiri merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas sehingga akan menurunkan biaya logistik. Pembangunan jalan bebas hambatan ini akan memangkas waktu tempuh kedua kota, dari sebelumnya 1,5-2 jam hanya menjadi sekitar 30-45 menit.

Sebagai informasi, Jalan Tol Manado-Bitung memiliki panjang total 39 Km. Jalan tol ini terbagi atas 3 seksi, meliputi Seksi 1A Ring Road Manado-Sukur sepanjang 7 Km, Seksi 1B Sukur-Air Madidi (7 Km), Seksi 2A Air Madidi-Danowudu (11,50 Km), serta Seksi 2B Danowudu-Bitung (13,50 Km).

Lebih lanjut, George menargetkan, seluruh proses pembebasan lahan dapat dirampungkan pada Triwulan III 2019. "Dengan target tersebut, proses konstruksi juga akan dipercepat untuk mencapai target jalan tol beroperasi seluruhnya pada pertengahan tahun 2020," sambungnya.

Adapun saat libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 serta Lebaran 2019, jalan tol ini beroperasi secara fungsional sepanjang 14 km guna membantu kelancaran arus transportasi. Pengoperasian secara fungsional ini hanya untuk kendaraan kecil.

Beroperasinya jalan tol ini secara fungsional juga dalam rangka sosialisasi kepada masyarakat mengenai keberadaan Jalan Tol Manado-Bitung sebagai jalan tol pertama di Sulawesi Utara.

Reporter: Maulandy Rizki Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini