Kondisi ekonomi era Jokowi di bawah bayang-bayang SBY

Kamis, 3 September 2015 06:00 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Kondisi ekonomi era Jokowi di bawah bayang-bayang SBY Jokowi-SBY di Istana. ©2014 Merdeka.com

Rakyat akan senang kalau pemerintahan hari ini tidak terlalu sering menyalahkan pemerintahan yang terdahulu.


- Susilo Bambang Yudhoyono

Merdeka.com - Hubungan harmonis antara Presiden Joko Widodo dan Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) tak seperti yang tampak di permukaan. Sikap 'mesra' hanya untuk di panggung saja.

Nyatanya, baik pihak SBY maupun Jokowi saat ini kerap saling sindir dan menyalahkan dalam segala sesuatu yang dianggap buruk untuk negara. Apalagi di saat perekonomian tengah bergejolak seperti saat ini.

SBY sendiri sudah meminta untuk aksi saling menyalahkan ini dihentikan. Saat akan menutup Rapimnas IMDI, di sebuah hotel kawasan Sudirman, SBY sempat menyampaikan pesan kerasnya buat Jokowi.

Kepada Jokowi, dia berpesan agar tidak selalu menyalahkan kebijakan-kebijakan pemerintahan sebelumnya. Dirinya meminta Jokowi fokus memahami segala macam permasalahan negara, dan mencari solusi pemecahan serta pembenahannya bagi kepentingan bangsa Indonesia hari ini.

"Rakyat akan senang kalau pemerintahan hari ini tidak terlalu sering menyalahkan pemerintahan yang terdahulu. Setiap pemerintahan pasti ada tantangannya masing-masing," kata SBY.

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) nyatanya menilai kinerja menteri ekonomi pemerintah Jokowi selama enam bulan ini belum memuaskan. Bahkan, kepemimpinan kabinet kerja dinilai lebih buruk ketimbang kabinet Indonesia Bersatu saat era Susilo Bambang Yudhoyono.

Direktur Indef, Enny Sri Hartati mengatakan lemahnya kepemimpinan dalam kabinet kerja menjadi salah satu penyebab menurunnya pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I 2015.

"Kinerja SBY lebih baik dari eranya Jokowi," ujar Enny.

Berikut merdeka.com merangkum suara yang menyatakan kondisi Pemerintahan Jokowi ternyata tak lebih baik dibandingkan SBY.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini