Komite Penanganan Covid -19 Diharapkan Bisa Percepat Reformasi Struktural Ekonomi

Rabu, 29 Juli 2020 11:13 Reporter : Merdeka
Komite Penanganan Covid -19 Diharapkan Bisa Percepat Reformasi Struktural Ekonomi pertumbuhan ekonomi. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) diharapkan mampu mendorong percepatan penyaluran stimulus yang dibutuhkan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Salah satu caranya bisa dilakukan dengan memprioritaskan upaya penyelesaian RUU Cipta Kerja sebagai strategi jangka panjang pemulihan ekonomi Indonesia.

Peneliti Ekonomi dari Centre For Strategic and International Studies (CSIS), Yose Rizal Damuri berharap Menko Airlangga sebagai Ketua Komite juga dapat sekaligus menuntaskan pekerjaannya melakukan reformasi struktural terkait RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Hal ini mengingat upaya pemulihan ekonomi yang disebabkan pandemi Covid-19 juga harus menyentuh efisiensi berbagai regulasi yang dinilai selama ini menghambat investasi.

"Dalam hal penanganan pandemi, keberadaan Komite Penanganan Covid 19 dan PEN tentu kita dukung, baik itu untuk percepatan penyerapan program kementerian, program bantuan, stimulus, dan sebagainya, namun tetap pula diprioritaskan upaya penuntasan reformasi struktural ekonomi dalam hal pemulihan aspek ekonomi baik di masa pandemi maupun paska pandemi nanti," kata Yose Rizal.

Yose menambahkan, yang diperlukan saat penanganan krisis seperti ini adalah mengefisienkan segala bentuk regulasi. Hal ini agar pemerintah bisa melakukan berbagai langkah percepatan untuk membantu masyarakat terdampak sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi.

"Untuk tujuan jangka panjang, reformasi struktural dan Omnibus Law Cipta Kerja harus segera diwujudkan untuk membangkitkan kembali ekonomi. Hal itu dilakukan paralel dengan upaya program bantuan dan stimulus yang merupakan sesuatu keharusan yang mendesak, namun bersifat jangka pendek. Oleh karena itu saya harap semua pihak terkait bisa bekerja lebih keras merampungkan RUU Cipta Kerja. Tujuan utamanya agar regulasi yang timpang tindih yang berkaitan dengan investasi dapat segera ditertibkan. Pemulihan ekonomi dapat berlangsung lebih cepat," katanya.

1 dari 1 halaman

Kata Menko Airlangga

airlangga

Sebelumnya, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan PEN, Airlangga Hartarto menekankan pentingnya reformasi struktural ekonomi. Menurut Airlangga, hal ini akan berdampak pada pemulihan ekonomi nasional. Selain menjadi sumber pemasukan negara, investasi yang masuk akan membuka lapangan pekerjaan.

Selain itu, Airlangga Hartarto menyebut bahwa RUU Omnibus Law akan kembali menghidupkan kembali perekonomian Indonesia. Dengan pengesahan aturan tersebut, diharapkan bisa menarik investasi yang besar dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

[idr]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini