Komite etik OJK dilarang rangkap jabatan demi independensi

Selasa, 26 November 2013 15:06 Reporter : Nurul Julaikah
Komite etik OJK dilarang rangkap jabatan demi independensi OJK. ©2013 Merdeka.com/Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Anggota komite etik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak diperbolehkan merangkap jabatan di tempat lain. Tingkat independensi anggota komite OJK harus diutamakan.

"Kalau di OJK enggak boleh, sudah harus mengundurkan diri. Mereka sudah mengundurkan diri, eselon II level direktur mengundurkan diri," jelas Wakil Ketua Dewan Komisioner, Rahmat Waluyo di Kantor OJK, Jakarta, Selasa (26/11).

Komite etik terdiri dari dua yakni yang eksternal dari akademisi dan internal berasal dari manajemen maupun pegawai OJK.

"Ada secara internal sudah kita buat kriteria-kriteria. Tingkat independensi antara beliau sebagai komisaris perusahaan dan komite etik. Pegawai OJK enggak ada conflict of interest sama sekali," jelasnya.

Dia menegaskan, kode etik merupakan bagian tidak terpisahkan dari integrasi dan reputasi OJK. Dengan menjaga itu, stakeholder bisa percaya pada OJK.

"Apapun yang dilakukan oleh OJK harus dipatuhi dan memiliki wibawa," katanya. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. OJK
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini