Kisah Warga Miskin Bertahan Hidup di Tengah Pandemi

Sabtu, 26 September 2020 07:00 Reporter : Merdeka
Kisah Warga Miskin Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Kemiskinan Timor Leste. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 telah melumpuhkan sendi kehidupan masyarakat. Masyarakat menengah kebawah kian mengalami kesulitan di tengah keterbatasan yang dialami. Sebab, sebagian dari mereka kini hidup tanpa pekerjaan, tanpa pemasukan. Beberapa juga harus mempertahankan usahanya agar tidak masuk ke dalam jurang kemiskinan.

Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Suharso Monoarfa, memperkirakan tingkat kemiskinan di Indonesia akan bertambah menjadi 10,63 persen, yakni dari 24,79 juta penduduk miskin menjadi 28,7 juta orang. Kondisi itu terjadi akibat dampak dari pandemi Covid-19.

Menteri Suharso menjelaskan peningkatan angka kemiskinan tersebut dipicu terhentinya aktivitas ekonomi masyarakat akibat virus corona. Masalah tersebut melahirkan banyak pengangguran baru juga penurunan pendapatan masyarakat sehingga meningkatkan jumlah angka kemiskinan.

Hadirnya virus corona memunculkan beragam kisah pilu masyarakat untuk bertahan hidup. Berikut rangkuman kisahnya.

Baca Selanjutnya: 1 Kisah Bu Yul Meninggal...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini