Kisah Todd Brooks, Miliuner Burger Putus Sekolah Pencetak Rp18,2 Miliar

Selasa, 29 Oktober 2019 08:00 Reporter : Merdeka
Kisah Todd Brooks, Miliuner Burger Putus Sekolah Pencetak Rp18,2 Miliar Todd Brooks. ©2019 brooksburgers.com

Merdeka.com - Todd Brooks, pemilik restoran Brooks Gourmet Burgers & Dogs, saat ini menjadi miliuner. Bisnisnya telah menghasilkan jutaan Dolar Amerika (USD) dan mendapat peringkat burger No 2 di Amerika versi TripAdvisor.

Sebelum mencapai kesuksesannya, Todd Brooks harus mengambil risiko dalam hidupnya. Keberaniannya dalam mengambil risiko ini menjadi salah satu kunci suksesnya. "Saya putus sekolah di usia 16," kata Todd Brooks seperti dilansir dari CNBC.

Todd Brooks tumbuh besar di Kansas City, Missouri. Dia bekerja untuk menghidupi dirinya sendiri sebagai pencuci piring di sebuah restoran. Todd Brooks mulai menyukai bisnis restoran. Lalu akhirnya pindah ke restoran steak terkenal, Hereford House dan bekerja di bagian dapur selama 15 tahun.

"Di sana sudah seperti rumah saya," kenang Brooks. "Saya berencana pensiun di sini."

1 dari 4 halaman

Titik Balik Kehidupan

Tahun 2008 Restoran Hereford House terbakar. Pemilik Hereford yang juga teman baik Todd Brooks dipenjara karena kasus penipuan dan dalang dari kebakaran restorannya sendiri. Saat itu juga Todd Brooks harus mengambil sebuah keputusan.

"Saya harus memutuskan apakah bekerja pada orang lain lagi atau mengambil kesempatan dalam melakukan sesuatu untuk diri saya sendiri," kata Todd Brooks.

Saat kejadian, Todd Brooks berusia 38 tahun serta memiliki isteri dan dua anaknya yang berusia 8 dan 3 tahun yang harus dipikirkan. "Akhirnya saya memutuskan untuk tidak lagi bekerja pada orang lain," katanya.

Brooks memutuskan untuk membuka restoran sendiri di Naples, Florida. Tempat yang selalu mereka kunjungi setahun sekali dan bermimpi untuk pindah ke sana.

"Kami hanya memiliki satu kesempatan ini untuk mewujudkannya," katanya.

Akhir 2009, Todd Brooks pergi ke Naples untuk mencari tempat tinggal. Dia sekeluarga kemudian pindah dan menetap di tempat yang sesuai dengan keuangannya. Selama berbulan-bulan, Todd Brooks mencari restoran yang dijual di daerah Naples.

Todd Brooks kembali mengambil risiko dengan menjual mobil dan semua harta yang dimilikinya untuk membeli sebuah restoran dan memulai kehidupan baru. "Semuanya berjalan sangat, sangat buruk," kata Brooks.

Ternyata dokumen restoran itu palsu dan angka pendapatannya dibuat-buat. Dalam membeli restorannya, dia diwakili oleh seorang pialang bisnis yang telah meyakinkannya hingga semuanya terlihat baik-baik saja. "Bahkan kontrak sewanya pun palsu," kata Brooks.

Todd Brooks terguncang akibat dari semua ini namun, dia mulai bergerak maju untuk merealisasikan rencananya membuka restoran sendiri. Butuh waktu selama dua bulan untuk mengumpulkan uang lagi. Todd Brooks akhirnya bisa memindahkan keluarganya ke Florida pada 2010 dan berharap menemukan restoran lain untuk dia beli.

Saat Todd Brooks pergi ke kedai untuk minum bir, dia bercerita atas apa yang telah dia alami kepada pemilik kedai. Pemilik kedai mengatakan bahwa dia ingin menjual kedai burgernya.

Setelah dua minggu memikirkannya, Todd Brooks akhirnya membeli kedai itu. Kedai itu bernama Lindburgers. "Kondisi kedai Lindburgers sangat menjijikkan tapi itu merupakan langkah awal. Kedai ini sudah dikenal orang selama beberapa dekade. Saya pikir, kita bisa membersihkannya."

2 dari 4 halaman

Memiliki Restoran Burger Sendiri

Todd Brooks mulai merapikan restorannya. Dia mengganti semua perabotan di dapur dengan yang baru. Tetapi dia mempertahankan tampilan dan nuansa Lindburgers yang memiliki tema penerbangan.

Lindburgers berada tepat di Fifth Avenue, yang dipenuhi dengan restoran mewah. Tapi Todd Brooks ingin tempatnya menjadi tempat di mana siapapun bisa makan tanpa harus berpakaian resmi.

"Saya memutuskan memakai nama Burgers & Dogs karena saya mengetahui banyak tentang pasar daging dan saya juga menyukai sejarah burger," kata Brooks.

Tetapi selama tiga tahun pertama, Todd Brooks tidak menghasilkan uang. "Setiap bulan rasanya saya ingin menyerah. Saya dan isteri saya terus bekerja 60 jam seminggu. Kami juga merawat anak-anak di rumah sewaan kecil," kenangnya.

Todd Brooks dan keluarga sedang berada di tahap yang sulit. Berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar tagihan. Meminjam uang dari bank dan keluarga. Melamar kerja di perusahaan untuk menutupi kebutuhannya. Namun, dia kembali lagi fokus ke restorannya dan berharap lebih baik kedepannya.

"Beberapa kali saya mengatakan ingin menjual restoran saja. Saya merasa tidak akan berhasil, tapi saya masih harus memikirkan anak-anak," tuturnya.

Kemudian Todd Brooks dan isterinya, Sandra berjuang lebih di tahun ketiga restorannya buka.

3 dari 4 halaman

Resep Rahasia

Saat awal-awal dia membuka restorannya, dia hanya fokus bekerja tanpa punya waktu untuk bertemu orang lain. Di tahun ketiga ini, dia mulai bercengkrama dengan orang-orang di sekitarnya dan melayani pelanggan lebih baik lagi. Hal ini pun membawa dampak yang positif.

Todd Brooks telah meningkatkan mutu daging burgernya sejak dia membuka tempat itu. Kabar dari mulut ke mulut yang menyampaikan bahwa restorannya memiliki resep rahasia. Sejak itu restorannya mulai menghasilkan uang.

Karena lingkungan Naples yang dipenuhi restoran mewah dan Todd Brooks menyambut siapapun yang datang ke restorannya dengan sangat ramah, pelanggan pun menyukai restorannya.

Todd Brooks menanggapi ulasannya di media sosial. Menjawab telepon dan surat dengan sangat ramah yang membuat pelanggan membicarakan restorannya dari mulut ke mulut dengan pelayanan yang puas.

Tidak terpikir dalam benak Todd Brooks bahwa rahasia dari membangun restoran yang sukses adalah 'Membuat burger yang enak, desain resto yang nyaman dan keramahan kepada pelanggan yang utama'

"Pada 2013, tahun keempat kami di sini. Kami terpilih masuk ke dalam 10 restoran lokal terbaik di Naples versi TripAdvisor," katanya.

Dia berpikir bahwa ini keren dan tidak menyangka. Sejak itu, turis mulai datang hingga akhirnya restonya mendapat peringkat ke-1 secara lokal dan peringkat ke-6 se-Amerika pada 2014.

"Kami tidak menyangka. Kami sempat tertipu namun akhirnya bisnis kami meningkat tiga kali lipat," jelasnya.

Saat dia mengunjungi keluarganya di Kansas City, manager toko meneleponnya dan memberitahukan bahwa kondisi di restoran sangat ramai. Dia akhirnya kembali ke Naples untuk membantu restorannya.

"Semua orang yang melewati pintu itu harus kembali lagi ke sini. Maka buatlah sesempurna mungkin," kata Todd Brooks kepada karyawannya.

Keluarga Todd tidak lagi mengalami kesulitan, karena saat ini dia sudah menghasilkan jutaan dolar. Bahkan penghasilannya naik hingga satu juta dolar.

Penghasilan Brooks Burgers pada 2014 adalah USD 320.000 dan pada 2015 menjadi USD 1,3 juta atau setara Rp18,2 miliar. Koki di dapur yang sebelumnya hanya satu, kini menjadi tiga.

"Ini adalah pertama kalinya dalam waktu yang lama kami menaruh uang di bank. Rasanya enak," ucapnya.

Pelanggannya tidak pernah sepi. Restorannya akan dipenuhi pelanggan ketika libur akhir pekan, akhir tahun dan musim panas.

4 dari 4 halaman

Terus Berinovasi

Todd Brooks mengatakan burger adalah produk premium. Dia menjual burger klasik dengan harga USD 9,95.

Dia dikenal sangat inovatif yang terbukti dari menu yang dia jual di restonya, seperti burger Korea dengan daging bebek; buger Goober dengan daging sapi angus, selai kacang dan daging; dan yang paling populer adalah burger donat di mana dagingnya diapit dengan dua donat.

"Burger Donat adalah makanan yang kami makan sewaktu di pameran dan menjadi pembicaraan di luar sana sehingga kami menjualnya, terlebih ketika para pelanggan mengambil foto dan menaruhnya di media sosial Facebook dan Instagram," jelasnya.

Todd Brooks tidak peduli seberapa aneh burger yang dia buat karena akan selalu ada pelanggan yang suka dengan produknya. Kini, Brooks Burgers mendapat peringkat burger terbaik no 2 di Amerika dan diberi ulasan bintang lima oleh pelanggan di situs TripAdvisor.

Reporter Magang: Winda Ayu Lestari

[bim]

Baca juga:
Sandiaga: Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen Berat Tapi Bukan Tidak Mungkin
Jeff Bezos Bagikan Tips dan Sikap yang Harus Dimiliki Saat Putuskan Mulai Bisnis
Gelaran Business Matching Pengusaha se-Asia Tenggara Incar Komitmen Rp1,4 Triliun
Masih Berusia 14 Tahun, Remaja Ini Raup Ratusan Juta dari Bisnis Lilin
Dulang Untung di Atas Bantaran Terlarang Kali Ciliwung
Bos OJK Dorong Pemuda Jadi Wirausahawan, Jangan Melulu Jadi PNS

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini