Kinerja Ekspor Produk UMKM di Indonesia Masih Rendah

Minggu, 27 November 2022 12:58 Reporter : Arie Sunaryo
Kinerja Ekspor Produk UMKM di Indonesia Masih Rendah Anggota Komisi VI DPR RI Solo Aria Bima. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima mendorong para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar lebih berani melakukan ekspor barang barang hasil produksinya. Sebab, kontribusi UMKM untuk ekspor masih terlalu kecil.

Padahal, kontribusi UMKM ke produk domestik bruto (PDB) mencapai 60 persen, dan mampu menyerap 97 persen tenaga kerja di Indonesia.

"Jadi ekspornya masih terlalu kecil, hanya sekitar 14 persen. Kita harus dorong, di antaranya memberikan akses untuk mereka masuk ke ekspor," kata Aria, Minggu (27/11).

Dia menyadari, para pelaku UMKM tidak bisa berjalan sendiri, dan harus diberikan dukungan akses untuk mereka masuk ke ekspor. Seperti permodalan, peningkatan kualitas produk dan akses pasar.

Salah satu BUMN yang telah menjembatani adalah BNI Xpora. Untuk itu, pihaknya berupaya mempertemukan UMKM produsen yang memiliki kualitas ekspor dengan BNI Xpora. Sehingga diharapkan para pelaku UMKM bisa memanfaatkan kemudahan tersebut.

"Para pelaku UMKM kita dorong untuk memanfaatkan proses perizinan berusaha melalui sistem Online Single Submission (OSS)," katanya lagi.

Bima menyebut, salah satu kendala yang dirasakan UMKM adalah mengenai pajak. Kekhawatiran dicairkan bahwa mengenai pajak, pemerintah akan berlaku adil, yakni masalah penerimaan negara dari UMKM akan diukur dengan cara yang tidak memberatkan, apalagi mematikan kemampuan dalam berproduksi.

"Jadi diperlukan literasi dan penjelasan kepada pelaku UMKM yang seolah-olah OSS itu memberikan ketakutan dalam urusan pajak. Padahal fasilitasi tentang OSS dari binaan permodalan sampai insentif demikian besar," pungkas dia.

Baca juga:
Dipilih secara Online, Kementerian BUMN Gelar Anugerah Bangga Buatan Indonesia 202
Sandiaga Uno: Jambore Kewirausahaan 2022 Percepat Literasi Digital UMKM di Yogyakarta
Cara TikTok Shop Tingkatkan Akses Setara untuk Digitalisasi UMKM
Berkat Kartu Prakerja, Wanita Aceh Ini Rintis Karir Jadi Produsen Masker & Seprai
Harus Bayar Lisensi Hak Siar, Pemilik Kedai Kopi Urung Bikin Nobar Piala Dunia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini