Kilas balik aksi Sudirman Said laporkan Setya Novanto kasus Freeport

Rabu, 27 Juli 2016 11:42 Reporter : Idris Rusadi Putra
Kilas balik aksi Sudirman Said laporkan Setya Novanto kasus Freeport Sudirman Said. ©2015 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo telah mengumumkan perombakan kabinet atau reshuffle jilid II. Salah satu menteri yang diganti adalah Sudirman Said yang saat ini tidak lagi menjabat sebagai Menteri ESDM.

Posisi Sudirman Said digantikan oleh Arcandra Tahar.

Selama menjabat, Sudirman Said pernah melakukan beberapa aksi, termasuk melaporkan Ketua DPR, Setya Novanto yang melakukan perbuatan tercela. Saat itu, Sudirman menyebut Setya Novanto telah mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk mendapatkan saham PT Freeport Indonesia.

Sudirman Said saat itu bahkan melaporkan perbuatan Setya Novanto pada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

"Di situ ada kop surat kementerian, ada paraf saya. Saya kira ini laporan saya ke MKD," ujar Sudirman Said dalam wawancara dengan Najwa Sihab di MetroTV yang dikutip merdeka.com, Senin (16/11). Dalam wawancara tersebut Najwa Shihab mengklarifikasi apa betul surat yang diserahkan ke MKD tercantum nama Setya Novanto (SN).

Najwa Sihab pun mempertanyakan apa maksud perbuatan tercela. Dalam wawancara singkat itu Sudirman menyebut bahwa Setya NOvanto meminta saham kepada Freeport yang saat itu sedang dalam proses perpanjangan kontrak.

"Yang membahas itu eksekutif bukan legislatif dan saya yakin Pak Presiden tidak seperti itu," imbuhnya.

Sudirman Said menyerahkan barang bukti berupa transkrip lengkap rekaman panjang yang disebut-sebut berisi pembicaraan antara Setya Novanto, pengusaha Riza Chalid, dan Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsuddin. Pembicaraan ketiganya dilakukan dalam sebuah pertemuan di Hotel Ritz Carlton, kawasan SCBD, Jakarta. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini