Kilang Saudi Aramco Terbakar Bikin Pasar Dunia Tambah Panik

Minggu, 27 Maret 2022 11:00 Reporter : Merdeka
Kilang Saudi Aramco Terbakar Bikin Pasar Dunia Tambah Panik kilang minyak arab saudi terbakar. ©2019 REUTERS/Stringer

Merdeka.com - Kilang minyak Saudi Aramco terbakar usai diserang dengan rudal oleh kelompok Houthi. Akibatnya, harga minyak mentah dunia melonjak di atas USD120,65 per barel pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat.

Pengamat energi sekaligus Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan mengatakan, terbakarnya kilang minyak Saudi Aramco semakin menambah kekhawatiran pasar akan pasokan minyak secara global di tengah konflik Rusia-Ukraina yang belum usai.

"Kita bisa lihat pasar sangat panik sehingga harga minyak dunia untuk Brent tembus di USD 120 per barrel dan WTI USD 113 per barel," kata Mamit kepada Liputan6.com, Minggu (27/3).

Dampak terhadap kenaikan ini pastinya menyebabkan harga BBM secara global akan mengalami kenaikan. Pasokan juga dikhawatirkan tersendat di tengah ekonomi yang mulai tumbuh ini. Hal ini bisa berdampak terhadap pelemahan laju perekonomian global, di mana harga komoditas mengalami kenaikan yang signifikan.

"Bagi Indonesia, saya kira sangat berdampak sekali. Apalagi kita adalah net importir minyak dimana produksi lebih rendah dari konsumsi. Hal ini bisa berdampak terhadap defisit neraca perdagangan kita yang akan semakin jauh. Hal ini bisa membuat mata uang rupiah terdepresiasi terhadap dollar," katanya.

Di sisi lain, beban pemerintah juga akan bertambah untuk subsidi sektor energi baik itu BBM, listrik maupun LPG. Pendapatan pemerintah dari sektor hulu akan mengalami kenaikan, tetapi menurutnya akan lebih besar beban subsidi yang harus ditanggung.

"Selain itu, kenaikan harga BBM non subsidi pastinya tidak bisa dihindari karena memang harga bbm non subsidi menyesuaikan harga keekonomian," ujarnya.

Sebagai informasi, pada Jumat (25/3) waktu setempat, terlihat gumpalan asap besar di atas fasilitas minyak di kota Saudi Jeddah. Menurut beberapa laporan media, kelompok Houthi Yaman mengklaim mereka telah menyerang situs Saudi Aramco dengan rudal.

Associated Press menyatakan, terlihat kobaran api di depot minyak. Lokasi kebakaran terjadi di dekat Pabrik Massal Jeddah Utara yang terletak di tenggara bandara internasional kota.

Houthi yang didukung Iran mengklaim mereka berada di balik serangan, hal itu disampaikan juru bicara militernya. Mereka juga menggunakan drone untuk menyerang kilang Ras Tanura dan Rabigh.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
ESDM: Harga Keekonomian Pertamax Rp16.000 per Liter di April 2022
Menghitung Harga Wajar BBM Non-Subsidi, Pertamax Harusnya Dijual Berapa?
Meski Minyak Dunia Makin Mahal, Pemerintah Janjikan Harga Pertalite Tak Naik
Stok Minyak Goreng Melimpah Setelah HET Dicabut, Begini Reaksi Warga Semarang
Pertamina Janji Tetap Salurkan BBM dan Elpiji Meski Situasi Sulit
Cara agar Subsidi BBM Tepat Sasaran di Tengah Tingginya Harga Minyak Dunia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini