Ketua OJK Sebut Potensi Industri Halal Indonesia Semakin Meningkat

Rabu, 10 Februari 2021 17:16 Reporter : Merdeka
Ketua OJK Sebut Potensi Industri Halal Indonesia Semakin Meningkat label halal. REUTERS

Merdeka.com - Indonesia memiliki peluang besar dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, salah satunya adanya industri halal yang sudah berjalan dengan nilai mencapai USD 3 miliar di tahun 2020. Menurutnya, pengembangan industri halal ini juga trennya terus meningkat setiap waktunya.

"Pada tahun 2020, nilai perdagangan industri halal Indonesia telah mencapai USD 3 miliar dengan tren yang meningkat," kata Wimboh dalam webinar Perbankan Syariah, Rabu (10/2).

Kepastian tumbuhnya ekonomi syariah ke depan juga tak lepas dari catatan pertumbuhan ekonomi syariah yang tinggi di tahun 2019 yaitu sebesar 5,72 persen PDB nasional saat itu yang 5,02 persen. Selain itu, Indonesia juga unggul dalam hal populasi masyarakat beragama muslim dengan porsi sebanyak 87 persen atau setara 230 juta penduduk.

Penduduk Indonesia yang terdiri dari 56,7 perssn penduduk perkotaan dan 43,3 persen tinggal di pedesaan juga membuat target pasar sektor jasa keuangan syariah semakin kompleks. "Indonesia juga menduduki peringkat ke-2 The Most Developed Countries in Islamic Finance," katanya.

Bahkan, Bursa Efek Indonesia juga dinobatkan sebagai The Best Islamic Capital Market dari Global Islamic Finance Awards selama 2 tahun berturut-turut. Selain itu, Indonesia juga mendapat peringkat ke-4 Global Islamic Economy Indicator Score dengan peringkat 6 di Islamic Finance.

Baca Selanjutnya: Literasi Keuangan Syariah Masih Rendah...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini