Ketua OJK Klaim Kinerja Industri Asuransi Aman Meski Diterpa Kasus Jiwasraya

Kamis, 16 Januari 2020 12:32 Reporter : Anisyah Al Faqir
Ketua OJK Klaim Kinerja Industri Asuransi Aman Meski Diterpa Kasus Jiwasraya Menko Perekonomian dan OJK Buka Pameran CMSE 2019. ©2019 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, menegaskan premi industri asuransi tumbuh positif meski tengah ramai kasus PT Asuransi Jiwasraya. Di mana, kenaikannya mencapai 2 persen year on year (yoy).

Pada November 2018 tercatat premi asuransi komersial tumbuh 4,1 persen atau senilai Rp246,7 triliun. Lalu pada November 2019 berada di angka 6,1 persen atau senilai Rp261,65 triliun.

"Asuransi komersial mencapai Rp261,65 triliun, tumbuh 6,1 persen," kata Wimboh di acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2020 di Hotel Ritz Carlton, Pasific Place, Jakarta, Kamis (16/1).

Dia melanjutkan, kasus Jiwasraya tidak terlalu berimbas pada industri asuransi. Namun, dari kasus tersebut, mengajarkan untuk memberikan perhatian lebih serius dalam industri asuransi.

Sebab, pasca krisis ekonomi pada tahun 1997-1998, industri asuransi belum pernah dilakukan reformasi. Adapun reformasi yang dibutuhkan terkait pengaturan dan pengawasan permodalan.

Sejak 2018, Wimboh mengklaim OJK sudah mulai melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan para direksi keuangan. Saat ini OJK akan proaktif melakukan pengawasan yang lebih detil berbagai hal yang berkaitan dengan izin. Namun, dia meminta langkah ini mendapat dukungan dari berbagai pihak.

"Kami meminta seluruh direksi keuangan untuk melihat kembali yang terjadi dan segera mengeksekusi, menginformasikan dan juga segera melaporkan ke OJK," pinta Wimboh.

Baca Selanjutnya: Jadi Penyelamat Jiwasraya Payung Hukum...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini