Kenapa Indonesia Belum Ikuti Jejak Filipina Tutup Perdagangan Saham?

Rabu, 18 Maret 2020 13:24 Reporter : Merdeka
Kenapa Indonesia Belum Ikuti Jejak Filipina Tutup Perdagangan Saham? Bursa Saham. REUTERS/Daniel Munoz

Merdeka.com - Filipina telah menutup perdagangan bursa saham kemarin, akibat merebaknya virus corona. Sementara itu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga saat ini masih tetap membuka sesi perdagangan, meski kemarin sempat membekukan sementara perdagangan (trading halt) lantaran Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot -5.00 persen.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan BEI Goklas Tambunan mengatakan, pihaknya masih melanjutkan sesi perdagangan lantaran pemerintah sementara ini juga belum memberlakukan aksi lockdown.

"Filipina kan sudah lockdown negaranya sendiri. Sementara negara kita belum katakan itu. Beberapa berita sebut kalau belum jadi opsi untuk lockdown negara. Jadi kita ikutin dan percaya negara dulu saja," ujar dia dalam sesi teleconference, Rabu (18/3).

Goklas melanjutkan, BEI belum berpikir untuk suspending perdagangan saham. Namun, pihaknya telah siaga dengan keadaan ekonomi terkini lewat beberapa kebijakan seperti pemberhentian sementara atau trading halt.

Dia juga menilai, kondisi perekonomian di Indonesia saat ini terpantau masih lebih baik dibanding negara-negara lain yang melemah akibat corona. "Kalau misal suspend pasar agak lucu juga. Mungkin ada beberapa (negara) yang berlakukan. Tapi kita lihat dulu kondisi negara bersangkutan. Negara kita dilihatnya sih fine-fine saja," ucap dia.

1 dari 1 halaman

Bekukan Sementara Perdagangan

Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada pukul 15:02:44 waktu JATS. Hal ini dipicu penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 5 persen.

Sekretaris PT BEI, Yulianto Aji Sadono, mengatakan perdagangan selanjutnya akan dibuka pada pukul 15:34 waktu JATS. Sementara itu, penutupan perdagangan akan dilakukan pada pukul 16.15 JATS.

"Dengan ini kami menginformasikan bahwa pada hari ini, Selasa, 17 Maret 2020 telah terjadi pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada pukul 15:02:44 waktu JATS," ujarnya melalui siaran pers, Jakarta, Selasa (17/3).

Penutupan sementara ini dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Dalam Sebulan, Harta 20 Orang Kaya Dunia Lenyap Rp4.248 Triliun
IHSG Ditutup Melemah, Ini 6 Saham Layak Dipertimbangkan Investor
IHSG Turun 5 Persen, BEI Kembali Bekukan Sementara Perdagangan
Jangan Sampai Salah Beli, Berikut Kriteria Emiten yang Sahamnya Harus Dihindari
Dampak Buruk Jika IHSG Terus Anjlok
Penjelasan Lengkap OJK soal Aturan Buyback Saham

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini