Kenaikan harga tiket Garuda Indonesia tak lebih dari 10 persen

Rabu, 26 Februari 2014 18:07 Reporter : Ahmad Baiquni
Kenaikan harga tiket Garuda Indonesia tak lebih dari 10 persen Tiket pesawat dan airport tax. ©2012 Merdeka.com/Djoko Poerwanto

Merdeka.com - Pemerintah bakal menaikkan surcharge fuel sebesar Rp 60.000 per penumpang untuk pesawat jet serta Rp 50.000 per penumpang untuk pesawat propeller (baling-baling). Hal itu memicu sejumlah maskapai penerbangan untuk menaikkan harga tiket.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Emirsyah Satar mengatakan, pihaknya juga akan menerapkan kenaikan harga tiket. Tetapi, Emir menjamin kenaikan tersebut tidak akan melebihi 10 persen dari harga normal.

"Mungkin naik tidak sampai 10 persen," ujar Emir di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (26/2).

Emir mengatakan, kenaikan harga fuel surcharge tidak mengganggu operasional maskapai. Menurut dia, hal itu justru akan meningkatkan pendapatan maskapai dan menutup kerugian akibat naiknya harga bahan bakar.

"Bisa meningkatkan revenue airlines," ungkap dia.

Selanjutnya, Emir mengatakan, surcharge fuel ini akan diberlakukan secara resmi oleh Garuda pada tanggal 1 Maret 2014. Dia menyatakan, hal ini tidak akan menurunkan kualitas pelayanan yang diberikan Garuda.

"(Pelayanan) kita harapkan sama," pungkas dia. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini