KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Pekerja China jadi terbanyak di RI, jumlahnya capai 21.271 orang

Senin, 17 Juli 2017 14:51 Reporter : Anisyah Al Faqir
Pekerja China ilegal di PLTU Kukar. ©2016 merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Jumlah Tenaga Kerja Asing asal China yang bekerja di Indonesia setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Terhitung, di 2016 ada 21.271 pekerja asal Tiongkok yang terdaftar di Kementerian Tenaga Kerja.

"(TKA) memang terbesar. Mulai dari 2012, China itu memang peringkat pertama," ujar Kasubdit Analisis dan Perizinan TKA Kementerian Tenaga Kerja, Yanti Nurhayati Ningsih di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (17/7).

Dari data yang diperoleh merdeka.com, peningkatan tenaga kerja asal Tiongkok yang ada di Indonesia dalam waktu empat tahun terakhir sebanyak 4.540 orang. Peningkatan signifikan tercatat dari tahun 2015-2016, yakni sebanyak 3.756 orang.

Yanti menuturkan para pekerja asal Tiongkok yang bekerja di Indonesia bekerja sebagai profesional. Ada empat kategori yakni jabatan pembimbing/penasehat, jabatan manajemen, pengacara dan konstruksi untuk PLTU dan peleburan (smelter).

Adapun, pelanggaran yang banyak dilakukan oleh tenaga kerja asing asal Tiongkok pada level perizinan. Misalnya, dalam surat izin pekerja akan bekerja sebagai jabatan tertentu, namun saat dilakukan pengecekan pekerjaannya berbeda.

Tak hanya itu, ada pula pekerja asal Tiongkok yang bekerja di Indonesia sebelum mendapatkan surat izin kerja. Yakni menyalahgunakan visa. "Paling banyak karena imtan-nya (surat izin kerja) belum keluar. Jadi dia bukan menggunakan visa bekerja," tutupnya.

[sau]

Topik berita Terkait:
  1. Pekerja Asing
  2. China
  3. Kemnaker
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.