Kementerian BUMN Masih Pelajari Perilaku Mafia Alat Kesehatan

Minggu, 19 April 2020 12:35 Reporter : Dwi Aditya Putra
Kementerian BUMN Masih Pelajari Perilaku Mafia Alat Kesehatan Arya Sinulingga. ©2019 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengakui bahwa sejauh ini belum mengantongi nama-nama pemain atau mafia-mafia alat kesehatan (alkes). Sebab, pihaknya baru mempelajari pola-pola perilaku yang mengakibatkan kehadiran mafia alkes di tengah kondisi Covid-19.

"Iya enggak lah. Belum (kita kantongi) sejauh itu karena kita kan tidak melakukan identifikasi," kata Arya dalam video conference di Jakarta, Minggu (19/4).

Arya menyebut sejauh ini Kementerian BUMN masih memantau perilaku yang terjadi di lapangan. Mengingat beberapa komponen untuk alat-alat kesehatan di Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan yang ada, dan masih harus melakukan impor.

"Tapi kan lebih dilihat dari perilaku saja karena kalau dilihat apakah ini keuntungannya lebih besar bisa melihat ke arah sana. Bukan kepada bahwa kita sudah temukan identifikasi," kata dia.

Dia pun menyayangkan perilaku seperti ini terus dilakukan. Utamanya dalam dalam mengimpor kebutuhan alat kesehatan dari negara asal tujuan. "Cuma perilaku saja kenapa sampai lama betul begitu terus gak ada usaha buat di sini. Kondisi ini membuat kita prihatin," imbuhnya.

Baca Selanjutnya: Impor Bahan Baku...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini