Kementan Nilai Mahalnya Harga Bawang Merah Akibat Musim Hujan Terlambat Datang

Rabu, 13 Mei 2020 18:11 Reporter : Sulaeman
Kementan Nilai Mahalnya Harga Bawang Merah Akibat Musim Hujan Terlambat Datang Bawang merah. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluhkan kenaikan harga bawang merah yang mencapai Rp51.000 per kilogram. Dia menyebut harga saat ini terpaut jauh dari harga acuan bumbu dapur favorit tersebut yang di patok pemerintah Rp32.000 per kilogram.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto, mengatakan lonjakan harga bawang merah diakibatkan oleh pergeseran musin panen di sejumlah daerah penghasil bawang. Hal ini sebagai akibat dari mundurnya musim penghujan pada tahun 2019.

"Memang harga (bawang) naik. Tak lepas dari pergeseran musim panen setelah keterlambatan musim hujan di tahun lalu," kata Prihasto saat dihubungi Merdeka.com, Rabu (13/5).

Prihasto menjelaskan pergeseran musim panen memicu terjadinya kelangkaan stok bawang di sejumlah wilayah. Imbasnya harga bumbu dapur favorit ini merangkak naik hingga memasuki pertengahan bulan suci Ramadan. "Ini memang yang mempengaruhi harga di pasaran. Kan stoknya berkurang," lanjutnya.

Baca Selanjutnya: Harga Bawang Merah Kembali Normal...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini