Kementan: Kualitas Kedelai Dalam Negeri Jauh Lebih Baik Dibanding Impor

Jumat, 11 Januari 2019 16:05 Reporter : Merdeka
Kementan: Kualitas Kedelai Dalam Negeri Jauh Lebih Baik Dibanding Impor kedelai. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Kementerian Pertanian (Kementan) mengklaim bahwa kedelai asli dalam negeri memiliki kualitas yang lebih baik ketimbang kedelai impor. Salah satunya yang berasal dari Grobogan, Jawa Tengah.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Sumarjo Gatot Irianto mengatakan, Indonesia memang memiliki sejumlah wilayah yang menjadi sentra tanaman kedelai. Untuk satu wilayah, luas wilayah tanam kedelai berkisar 350 ribu-400 ribu hektare (ha).

"Yang paling sentral itu kalau kita lihat di Jawa Tengah, Cilacap, Kebumen, Purworejo, Grobogan, sampai ke Timur. Kita bilang itu sabuknya Jawa. Kemudian di Sukabumi terus ke selatan terus sampai di daerah Garut. Misalnya Grobogan, Lamongan, Kebumen, itu selalu setelah musim padi, air enggak cukup, dia nanam kedelai," ujar dia di Kantor Kementan, Jakarta, Jumat (11/1).

Menurut dia, produksi kedelai nasional di 2018 sebesar 2,2 juta ton. Namun sayangnya jumlah tersebut masih belum mencukupi kebutuhan di dalam negeri sehingga harus diimpor.

"Kalau kita saat ini sekitar 2,2 juta ton untuk tahun 2018. Impornya masih lumayan besar. kalau kedelai saat ini memang harus ada upaya khusus. Kita belum tahu ini 2019 kebijakannya seperti apa, ada pemerintahan baru, kebijakan baru. Nah itu tergantung dukungan pada kegiatan kedelai tersebut," jelas dia.

Namun demikian, jika dibandingkan dengan kedelai impor, kualitas kedelai lokal sebenarnya jauh lebih bagus. Hanya saja, hal ini belum banyak diketahui oleh masyarakat.

"Kedelai Grobogan jauh lebih bagus dibanding kedelai impor lebih gede lebih bagus rasanya juga lebih enak," tandas dia.

Reporter: Septian Deny

Sumber: Liputan6.com [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Impor Kedelai
  2. Kedelai
  3. Kementan
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini