Kementan bakal serap 4 juta ton gabah petani dalam 6 bulan

Kamis, 23 Februari 2017 14:36 Reporter : Syifa Hanifah
Kementan bakal serap 4 juta ton gabah petani dalam 6 bulan Mentan Amran Sulaiman. Novita Intan Sari©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan pemerintah akan segera menyerap gabah para petani. Hal ini merupakan bentuk pengendalian harga gabah yang saat ini produksinya melimpah dan harganya anjlok pada panen raya Musim Hujan 2016 hingga 2017.

"Ini kira rapatkan barisan untuk menyerap harga gabah yang turun karena musim hujan. La nina terjadi biasanya 20-25 tahun, sehingga kadar air gabah cukup tinggi. Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo memanggil kami untuk membahas hal ini. Beliau menginstruksikan mulai hari ini serap gabah, sinergi seluruh lembaga yang terkait," ujar Amran di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (23/2).

Pemerintah menargetkan 4 juta ton gabah petani yang terserap dalam waktu enam bulan. Hal ini sesuai arahan Presiden Jokowi dalam membantu para petani serta pengendalian harga gabah.

"Rapat ini guna menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi untuk menjaga kedaulatan pangan dengan menyerap gabah petani minimal 4 juta ton setara beras dalam waktu 6 bulan yakni Maret hingga Agustus 2017," jelas Amran.

Upaya yang dilakukan Kementan untuk percepatan serapan gabah tahun 2017 yakni dengan melanjutkan Tim Serap Gabah Petani (TIM SERGAB) dan berrmitra dengan swasta untuk dryer atau pengering gabah dan pergudangan.

"Kadar air 25 persen Gabah Kering Panen (GKP) tetap dibeli dengan harga Rp 3.700 per kg dan fleksibilitas pembelian gabah hingga 20 hingga 30 persen di atas harga pembelian pemerintah (HPP) GKP Rp 3.700 per kg," ungkapnya.

Lebih lanjut, Amran menambahkan dalam percepatan serapan gabah, Kementan pun akan mengoptimalkan kerja sama dengan 187.000 unit penggillingan, mengoptimalkan 50.000 Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) bersama Babinsa/TNI untuk SERGAB, membuat target serap gabah Bulog 4 juta ton setara beras dan 70 persen diserap pada tiga bulan ke depan dan target SERGAB perdivre dan subdivre Bulog disusun secara harian dan bulanan serta dievaluasi capaiannya setiap hari.

"Kemudian, Kementan akan terus melakukan evaluasi kinerja SERGAB mingguan bagi Kasubdirve Bulog, bulanan bagi Kadivre Bulog dan tiga bulanan bagi direksi Bulog," pungkasnya. [sau]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini