Kemenperin Realokasi Anggaran Rp113 Miliar Bantu IKM Hadapi Covid-19

Selasa, 7 April 2020 14:31 Reporter : Anggun P. Situmorang
Kemenperin Realokasi Anggaran Rp113 Miliar Bantu IKM Hadapi Covid-19 UKM. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Perindustrian akan melakukan realokasi anggaran sebesar Rp113,15 miliar untuk mendorong produktivitas pelaku industri dalam negeri di tengah menghadapi pandemi Covid-19. Dari total realokasi anggaran tersebut, sebanyak 81 persen atau Rp92 miliar bakal disalurkan untuk sektor industri kecil dan menengah (IKM).

"Realokasi anggaran ini kami konsentrasikan untuk memacu dunia usaha, dan memang kami prioritaskan bagi pelaku IKM kita," kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita ditulis Selasa (7/4).

Realokasi anggaran yang disiapkan oleh kementeriannya sudah maksimal meskipun nilainya tidak terlalu besar, sebab anggaran Kemenperin dalam APBN 2020 hanya Rp2,9 triliun. Oleh karena itu, Agus berharap DPR dapat mendukung rencana realokasi anggaran tersebut.

"Realokasi anggaran ini sesuai amanat Bapak Presiden. Tentu dari kami, Kemenperin akan siap dan senang apabila dalam implementasinya bekerjasama dengan anggota Komisi VI agar program ini bisa berjalan dengan baik, paparnya. Sehingga seluruh program pemerintah, terutama dalam percepatan penanganan covid-19 bisa dilaksanakan sesuai sasaran," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Guna Anggaran

rev1

Menteri Agus menyampaikan, realokasi anggaran bagi pelaku IKM yang terdampak Covid-19, antara lain akan digunakan untuk menumbuhkan dan mengembangkan wirausaha baru (WUB) IKM pada daerah terdampak Covid-19.

Berikutnya, program restrukturisasi mesin dan peralatan IKM, program bantuan modal kerja dalam bentuk bahan baku, serta meningkatkan kemampuan sentra dan penguatan produk IKM logam, mesin, elektronika dan alat Angkut yang terdampak Covid-19.

Lebih lanjut, Menteri Agus menyebutkan, rincian realokasi anggaran yang dilakukan oleh Kemenperin, terdiri dari Sekretariat Jenderal sebesar Rp707 juta. Kemudian, untuk Direktorat Jenderal (Ditjen) Industri Agro sebesar Rp105,25 juta, Ditjen Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKTF) merealokasi anggaran sebesar Rp4,2 miliar, serta Ditjen Industri Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) sebesar Rp4,86 miliar.

Lalu, untuk Ditjen IKMA merealokasi anggaran sebesar Rp92,74 miliar, Ditjen Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) sebesar Rp60 juta, Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) sebesar Rp4,67 miliar, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) sebesar Rp5,7 miliar, serta Inspektorat Jenderal merealokasi anggarannya sebesar Rp105,5 juta. [idr]

Baca juga:
Menperin Usul Bank Beri Utang Bunga Rendah ke Pengusaha untuk Bayar THR Karyawan
Bikin Utang Numpuk, Pinjaman Lunak IKM Dinilai Kurang Efektif
Industri Kecil Ikut Produksi Masker dan APD, Bantu Pemerintah Perangi Covid-19
Kemenperin Buat Aplikasi Angkutan Logistik Tetap Berjalan di Tengah Pandemi Corona
Tangani Corona, Industri Otomotif Siap Produksi Alat Bantu Pernapasan
Kemenperin Usul Ada Pinjaman Bunga di Bawah KUR Bagi Industri Bayar Gaji Pegawai

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini