Kemenparekraf Siapkan SDM Andal untuk Bangun Pariwisata Berkelanjutan

Jumat, 30 September 2022 09:24 Reporter : Merdeka
Kemenparekraf Siapkan SDM Andal untuk Bangun Pariwisata Berkelanjutan Danau Toba. ©Creative Commons/Visions of Domino

Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mendukung penuh peningkatan dan penyiapan Sumber Daya Menusia (SDM) andal dan profesional. Salah satunya dilakukan melalui Program Kampanye Sadar Wisata 5.0 yang mendorong kolaborasi pentahelix dalam pengembangan sektor pariwisata di tanah air.

"Dengan mengedepankan prinsip inovasi, adaptasi, dan kolaborasi pentahelix, diharapkan kegiatan ini bisa mendukung dan menggali potensi desa wisata yang dapat dikembangkan dan diberdayakan," ujar Sandiaga dikutip di Jakarta, Jumat (30/9).

Sandiaga berharap, melalui pelatihan yang diberikan, desa wisata mampu berbenah diri dalam meningkatkan keterampilan dan kapasitas para perilaku pariwisatanya.

"Tentu kita berharap dari pelatihan ini akan menjadikan desa wisata mandiri, berdaya saing, dan menjadi lokomotif kebangkitan perekonomian di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," tuturnya.

Sebagai informasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melanjutkan pelatihan bagi para pelaku pariwisata di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba.

Bertempat di Kabupaten Tapanuli Utara (26 September-2 Oktober 2022) dan Kabupaten Samosir (28 September-4 Oktober 2022), pada pembukaan Pelatihan Pengembangan Inovasi Produk Wisata dan Kapasitas Bidang Parekraf, Kemenparekraf kembali tekankan pentingnya kolaborasi pentahelix dalam pengembangan pariwisata.

2 dari 3 halaman

Peran SDM Pariwisata

Peran SDM pariwisata terasa semakin signifikan terutama karena saat ini orientasi pengembangan sektor kepariwisataan cenderung bergeser menuju pariwisata berkualitas. Hal ini menjadi penekanan yang dijelaskan pula oleh Pelaksana tugas (Plt) Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf, Frans Teguh beberapa waktu lalu.

Frans Teguh menyebut sumber daya manusia memiliki andil besar dalam menghadirkan pengalaman terbaik bagi wisatawan melalui kompetensi yang dimiliki.

"Kompetensi bagi para pelaku pariwisata, meliputi peningkatan skill (kapasitas/kemampuan), penambahan knowledge (pengetahuan) dan membangun professional attitude (perilaku profesional)," jelasnya.

Adapun konsep pariwisata berkualitas itu sendiri yaitu pariwisata yang memiliki kearifan lokal, memperhitungkan dampak ekonomi, dan berdampak positif bagi lingkungan sosial baik masa kini maupun masa depan.

Sementara itu, sebelumnya pada pembukaan pelatihan di Kabupaten Tapanuli Utara, Senin (26/9), Direktur Pengembangan SDM Pariwisata Kemenparekraf/Baparekraf Florida Pardosi juga menegaskan kolaborasi yang menjadi kunci penting pembangunan dan pengembangan pariwisata.

"Sinergitas yang diperlukan meliputi 3C, yaitu commitment dari perangkat desa, kabupaten, provinsi, dan seluruh komponen penyelenggara pariwisata. Kemudian competent, desa harus memiliki kompetensi membangun diri menjadi desa wisata mandiri. Lalu champion yang berarti menciptakan agen perubahan melalui warga yang berkontribusi bagi peningkatan perekonomian masyarakat," jelasnya.

3 dari 3 halaman

Pentingnya kolaborasi pentahelix sebagai lokomotif pembangunan dan pengembangan pariwisata juga digarisbawahi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tapanuli Utara, Sasma Hamonangan Situmorang.

"Di antaranya bagaimana hubungan pemerintah, media, akademisi, dan dukungan stakeholder lainnya," papar Sasma seraya mengajak para peserta pelatihan mendukung upaya pemerintah membangun kembali sektor pariwisata pasca pandemi.

Pada pembukaan kegiatan pelatihan di Kabupaten Samosir, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Samosir, Tety Naibah memaparkan langkah kolaboratif harus diterapkan guna pembangunan kepariwisataan, mulai dari kerja sama pembinaan dengan para pelaku bisnis, hingga edukasi sadar wisata yang didukung kalangan akademisi di sekolah-sekolah.

"Dengan Kampanye Sadar Wisata 5.0 dari Kemenparekraf yang berkolaborasi dengan berbagai stakeholder, kami yakin dan percaya bahwa Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba ini akan menjadi destinasi yang selalu dirindukan baik oleh wisatawan nusantara maupun mancanegara," jelasnya.

Reporter: Tira Santia 

Sumber: Liputan6.com

  [idr]

Baca juga:
Jokowi Soroti Warga Pelesiran ke Luar Negeri saat Krisis: Dipamerin di Instagram Lagi
Wisata Kota Bogor yang Menarik untuk Dikunjungi, Populer dan Mudah Diakses
Wisata di Tangerang Populer dengan Harga Terjangaku, Cocok untuk Liburan Keluarga
Tempat Wisata di Klaten Terbaru yang Hits dan Wajib Dikunjungi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini