Kemenkop dan UKM Bahas Skema Penyelamatan Koperasi Terdampak Covid-19

Senin, 30 Maret 2020 14:04 Reporter : Dwi Aditya Putra
Kemenkop dan UKM Bahas Skema Penyelamatan Koperasi Terdampak Covid-19 Koperasi. ©blogspot.com

Merdeka.com - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan mengaku tengah menyiapkan skema program bagi koperasi yang tidak mampu membayar pinjaman karena terdampak virus corona atau Covid-19. Salah satunya adalah memberikan relaksasi dari perbankan dan LPDB KUMKM kepada pinjaman koperasi tersebut.

Selain itu, skema lain yang tengah dibahas yaitu melakukan pinjaman khusus kepada koperasi yang mengalami kesulitan likuiditas karena kebijakan relaksasi internalnya. Pihaknya juga akan mendorong pembebasan pajak koperasi pada objek terkait.

"Kita juga mencegah keluarnya kebijakan sepihak dari pemerintah daerah yang merugikan kredibilitas dan keberlangsungan koperasi," kata Rully dalam keterangan di Jakarta, Senin (30/3).

Rully mengakui, saat ini keadaan tidak normal yang kurang menguntungkan bagi siapapun, termasuk bagi pemerintah. Jangan sampai situasi seperti ini justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak terkait.

"Jangan sekali-kali ingin menangguk keuntungan sendiri dari keadaan ini", imbuh dia.

Untuk itu, pihaknya menunjuk Koperasi Simpan Pinjam (KSP), di mana pemilik dan nasabahnya sama. Dengan demikian, kebijakan relaksasi ataupun penangguhan pembayaran ditentukan melalui mekanisme rapat anggota.

"Anggotalah yang menetapkan suatu kebijakan itu baik atau tidak bagi koperasi," tukasnya.

1 dari 1 halaman

LPDB Kaji Permintaan Jokowi

Sementara itu, Dirut LPDB KUMKM, Supomo menjelaskan, pihaknya sudah mulai menghitung atau mengkaji terkait apa yang sudah disampaikan oleh Presiden Jokowi. Utamanya dalam meringankan beban pelaku UMKM termasuk koperasi.

"LPDB akan memperhatikan koperasi-koperasi sebagai mitra untuk melakukan relaksasi. Misalnya, restrukturisasi terkait masalah penundaan pembayaran, kata Supomo.

Bagi Supomo, tidak menutup kemungkinan LPDB tetap memikirkan hal-hal relaksasi itu seiring dengan apa yang dilakukan OJK.

"Jangan khawatir, kami sedang memikirkan hal itu kepada mitra-mitra koperasi. Untuk kondisi seperti sekarang ini, tidak ada keuntungan yang tidak menurun. Intinya, LPDB siap melakukan relaksasi terhadap mitra-mitra koperasinya," pungkas Supomo. [idr]

Baca juga:
Kemenkop & UKM Upayakan Kebijakan Khusus bagi Koperasi terkait Restrukturisasi Kredit
Pelaku Koperasi dan UMKM Bisa Adukan Keluhan soal Dampak Virus Corona
Pengusaha Harus Ubah Mindset Kembangkan Koperasi di Tanah Air
Pemerintah Target 5 Unit Bisnis Koperasi Melantai di Bursa Saham Tahun ini
Rincian Aturan Memudahkan UMKM dan Koperasi di Omnibus Law
Menkop Teten Sebut UMKM Masih Lesu Meski Sudah Disuntik Dana

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini