Kemenkeu Prediksi 90 Persen Negara di Dunia Alami Kontraksi Ekonomi

Selasa, 28 Juli 2020 13:39 Reporter : Sulaeman
Kemenkeu Prediksi 90 Persen Negara di Dunia Alami Kontraksi Ekonomi pertumbuhan ekonomi. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan memprediksi 90 persen lebih negara di dunia akan mengalami kontraksi pada tahun ini. Menyusul bergesernya epicentrum pandemi Corona ke sejumlah negara dengan tingkat penduduk tinggi, seperti Amerika Serikat, Brazil, India, juga Indonesia.

Kepala BKF Febrio Kacaribu mengatakan akibat meluasnya epicentrum Corona mengakibatkan perekonomian global semakin tertekan. Sehingga jika Indonesia berhasil tidak mengalami kontraksi pada tahun ini maka termasuk kategori minoritas.

"Kita lihat secara global epicentrum corona mulai bergeser ke negara padat AS, Brazil, India, dan Indonesia. Akibatnya di tahun 2020 ini bahwa lebih dari 90 persen negara di dunia akan alami kontraksi. Jadi kalau Indonesia berhasil tidak kontraksi maka indonesia masuk sangat minoritas di 2020," kata dia dalam webinar bertajuk Mid-Year Economic Outlook 2020 Selasa (28/7).

Meski demikian, fokus pemerintah lebih ke arah meminimalisir tingkat kedalaman resesi yang terjadi. Apalagi pihaknya memprediksi ekonomi kuartal II 2020 minus 4,3 persen.

Maka dari itu, pemerintah akan berupaya memperbaiki kinerja ekonomi pada kuartal III 2020. Salah satunya dengan meningkatkan serapan program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Seperti bantuan sosial (bansos) yang telah mencapai 45 persen dari total dana sebesar Rp203 triliun.

"Ini yang ingin kami dorong supaya ke depan ekonomi bisa tumbuh lebih baik. Terpenting bukan lagi soal resesi, tapi mencegahnya agar tidak terlalu dalam," ujarnya. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini