Kemenkeu: Perlambatan Ekonomi Buat 3 Juta Tenaga Kerja di PHK & Kemiskinan Naik

Selasa, 6 Oktober 2020 16:25 Reporter : Dwi Aditya Putra
Kemenkeu: Perlambatan Ekonomi Buat 3 Juta Tenaga Kerja di PHK & Kemiskinan Naik Kemiskinan kota meleset. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pandemi covid-19 menyebabkan perekonomian di banyak negara terkontraksi atau tumbuh negatif. Bahkan, kemerosotan ekonomi lebih dalam dibanding krisis keuangan global yang terjadi pada tahun 2009 silam.

Kala itu, pertumbuhan global hanya mencapai minus 3,3 persen, sedangkan akibat dari pandemi pada tahun ini perekonomian global terkontraksi mencapai minus 8,0 persen.

"Ancaman resesi tidak hanya di Indonesia. Bank dunia memproyeksikan 92,9 persen negara di dunia akan mengalami resesi di tahun 2020," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu dalam diskusi FMB, di Jakarta Selasa (6/10).

Kata dia, perlambatan ekonomi membawa dampak buruk terhadap sektor tenaga kerja yang membuat sekitar tiga juta orang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Selain itu, penduduk miskin menjadi lebih banyak ketika terjadi wabah global ini.

"Perlambatan ini membuat PHK sebanyak 3 juta tenaga kerja dan meningkatkan angka kemiskinan menjadi signifikan," imbuhnya.

Baca Selanjutnya: Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini