Kemenhub: Tak Ada Penerapan SIKM dan Ganjil Genap saat PSBB di Jakarta

Minggu, 13 September 2020 17:40 Reporter : Idris Rusadi Putra
Kemenhub: Tak Ada Penerapan SIKM dan Ganjil Genap saat PSBB di Jakarta Arus balik di Tol Cikampek. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - DKI Jakarta mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai besok, Senin (13/9). Meski demikian, aturan surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta tidak akan diterapkan seperti dulu lagi.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan, pengendalian transportasi yang diberlakukan tetap sesuai dengan Permenhub 41 Tahun 2020 beserta aturan turunannya yang diterbitkan pada 8 Juni 2020.

"Berdasarkan hasil koordinasi Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI yang telah berlangsung selama beberapa hari, pengendalian transportasi yang dilakukan tetap mengacu pada Permenhub 41 Tahun 2020 dan aturan turunannya yaitu Surat Edaran Menhub yang telah diterbitkan pada 8 Juni 2020 lalu," jelas Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, dikutip dari keterangan tertulis, Minggu (13/9).

Dia menegaskan, tidak ada penerapan SIKM (Surat Ijin Keluar Masuk) seperti di masa PSBB sebelum masa transisi. Adapun persyaratan penumpang antar kota akan tetap mengacu pada Surat Edaran Gugus Tugas no 9 tahun 2020 dimana syarat Rapid test (hasil non reaktif) atau tes PCR (hasil negatif) juga masih akan diberlakukan.

Adita mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan para operator transportasi agar terus melaksanakan protokol kesehatan dengan pengawasan yang ketat mulai dari keberangkatan, saat perjalanan, sampai di area kedatangan.

Baca Selanjutnya: Kewajiban Penumpang...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini