Kemenhub Pastikan Belum Ada Kenaikan Tarif Angkutan Umum saat PSBB Transisi

Selasa, 9 Juni 2020 13:47 Reporter : Merdeka
Kemenhub Pastikan Belum Ada Kenaikan Tarif Angkutan Umum saat PSBB Transisi angkutan umum. merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan belum ada kenaikan tarif angkutan umum selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Sebab, daya beli masyarakat masih rendah, sehingga pemerintah harus hati-hati dalam menaikkan tarif.

"Kita memang hati-hati dalam hal ini karena kita juga melihat daya beli dari masyarakat ini kan menurun, bagaimana kalau kita melakukan kenaikan tarif ini, tentu demand-nya akan tidak maksimal. Padahal sektor perhubungan darat ini juga harus eksis," kata Budi dalam konferensi pers, Selasa (9/6).

Dia menjelaskan, selama masa pandemi corona, okupansi angkutan umum menurun drastis. Sehingga para operator akan menaikkan tarif.

"Lazimnya kalau ada suatu penurunan okupansi otomatis uang yang didapat oleh para operator ini tidak banyak. Sehingga mengakibatkan keharusan untuk menentukan tarif," ujarnya.

Meski demikian, Kemenhub untuk saat ini tidak akan menaikkan tarif angkutan umum, agar daya beli masyarakat dan pemasukkan ke operator transportasi umum tetap tumbuh. Jika demand sudah tumbuh saat masa transisi ini atau pada masa normal baru nanti, maka tidak menutup kemungkinan akan akan dilakukan penyesuaian tarif.

"Kalau demand tumbuh, sebenarnya sama saja kalau ditetapkan tarif tinggi demandnya turun, sehingga yang beroperasi itu ditentukan oleh demand, ini juga menjadi masalah. Tapi kalau kita pertahankan dulu tarif, demandnya naik, ya nanti akan kita lihat, kita hitung," tandasnya.

Baca Selanjutnya: Tarif Bus Naik...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini