Kemenhub dukung kenaikan tarif tol tahun ini

Kamis, 7 Desember 2017 16:56 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Budi Setiyadi. ©2017 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, mengatakan pihaknya mendukung keputusan kenaikan tarif tol tahun ini. Budi menjelaskan, PT Jasa Marga tidak mungkin serta merta menaikkan tarif tol tanpa sebab.

"Kalau menurut saya, kalau itu memang suatu kebutuhan ya mungkin," kata Budi, di Jakarta, Kamis (7/12).

"Barangkali dari pengelola jalan tol memang sudah saatnya untuk naik," lanjutnya.

Sebelumnya, PT Jasa Marga Tbk mengumumkan kenaikan tarif lima ruas tol yang dikelola perusahaan mulai 8 Desember 2017 pukul 00.00 WIB dengan besaran kenaikan antara 6,7 sampai 10 persen.

"Kenaikan tarif lima ruas ini sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 tahun 2004 Pasal 48 ayat 3 tentang Jalan Tol," kata Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga Tbk, Agus Setiawan.

Kelima ruas yang mengalami kenaikan adalah pertama, ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit dan Cawang-Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit atau yang dikenal Tol Dalam Kota Jakarta.

Kedua, ruas Tol Surabaya-Gempol. Ketiga, ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa. Keempat ruas Tol Palimanan-Kanci dan kelima Tol Semarang (Seksi A, B, C).

"Penyesuaian dan evaluasi tarif tol setiap dua tahun ini dilakukan berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan laju inflasi," katanya.

[bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.