Kemenhub diminta 'jewer' Lion Air, pilot bawa anak istri ke kokpit

Kamis, 25 Mei 2017 16:00 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Kemenhub diminta 'jewer' Lion Air, pilot bawa anak istri ke kokpit konpers lion air. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Ahmad Bakri, mendesak kementerian perhubungan untuk memberikan teguran ke Lion Air. Ini dilakukan agar tidak ada kejadian yang membahayakan penumpang berulang.

"Perlu memberi (Lion Air) surat teguran. Ini kan kesalahan kelalaian dari pada pilotnya. Pemerintah bisa memberi teguran Lion Air-nya. Tapi Lion Air, kalau saya sih berhentikan saja itu (pilot)," ujar Bakri kepada merdeka.com, Jakarta, Kamis (25/5).

Perwakilan dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini, menegaskan bahwa memasukkan sembarang orang ke dalam kokpit berpotensi mengganggu penerbangan. Bahkan, nyawa penumpang di penerbangan tersebut terancam.

"Jadi tidak boleh itu. Mau saudara mau istri atau anaknya masuk ke dalam kokpit. Kalau penumpang ya penumpang saja jangan mengganggu konsentrasi. Itu melanggar itu," tegasnya.

Sebelumnya, seorang penumpang Lion Air bernama Citra Rienanti menulis di laman Facebook miliknya ada pilot Lion Air yang membawa masuk istri dan anaknya ke dalam kokpit dalam penerbangan. Citra sempat berdebat dengan istri pilot berinisial DR tersebut, soal boleh tidaknya seorang penumpang masuk ke dalam kokpit.

Dia menduga sudah jadi kebiasaan sang pilot membawa masuk istri dan keluarganya ke dalam kokpit. Hal ini dinilai berbahaya, apalagi ada ratusan penumpang dalam pesawat JT 015 dari Denpasar ke Jakarta yang ditumpanginya.

Tulisan Citra ini segera menjadi viral di media sosial. Lion Air mengaku sudah menghubungi Citra untuk meminta maaf. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini