Kemenhub Bakal Tambah Jumlah Kapal dan Perbaiki Bandara di Maluku

Selasa, 12 November 2019 16:11 Reporter : Merdeka
Kemenhub Bakal Tambah Jumlah Kapal dan Perbaiki Bandara di Maluku Kemenhub Bakal Tambah Jumlah Kapal dan Perbaiki Bandara di Maluku. ©2019 Liputan6.com/Athika Rahma

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan diskusi dengan perwakilan pimpinan daerah Maluku. Dalam diskusi tersebut, dia mengaku mendapat beberapa permintaan terkait pembangunan infrastruktur transportasi, terutama di jalur laut dan udara.

Dengan demikian, Budi akan melakukan optimalisasi konektivitas laut, yaitu dengan menambah jumlah kapal yang beroperasi di sana.

"Mengenai kapal, kita akan optimalkan kapal yang ada di sana yang selama ini tidak direvitalisasi. Kita akan optimalkan, ada 4 kapal, kita bangun 2 kapal baru," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (12/11).

Kapal tersebut dapat menampung 500 hingga 1000 orang dan berjenis kapal ro-ro (roll on-roll off). Jumlah penambahan kapal memang terbilang tidak banyak karena, lanjutnya, ada beberapa daerah di Maluku yang konektivitas lautnya tidak terlalu signifikan.

"Sehingga kita optimalkan yang ada dan tambah 2, nanti tinggal distribusi bagian mana yang penting," imbuhnya.

Dirinya juga telah menugaskan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat untuk melakukan survei terkait usulan-usulan dari Pemerintah Daerah tentang pembangunan dermaga.

1 dari 1 halaman

Konektivitas Udara

Sementara untuk konektivitas udara, Budi menyatakan ada beberapa pimpinan daerah yang meminta pembangunan lapangan udara di Kabupaten Seram Barat dan Kabupaten Seram Timur. Untuk hal itu, pihaknya sedang mempertimbangkan urgensi pembangunan lapangan udara di sana.

Kemudian, permintaan untuk memperpanjang lintasan Bandar Banda Naira. Bandara tersebut rencananya akan diperpanjang hingga 1.400-an meter, dari panjang awal 1.200 meter. Hal itu dilakukan agar akses menuju pulau Banda Neira bisa lebih luas, karena selama ini bandara tersebut hanya bisa didaratkan pesawat perintis.

"Nanti akan diperpanjang supaya bisa ke sana (Banda Naira) menggunakan pesawat jenis ATR," imbuhnya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Sriwijaya Air Terbang Tanpa Garuda Indonesia, Ini Permintaan Menhub Budi
Menhub Budi Beri Sinyal Harga Tiket LRT Tak Sampai Rp12.000
Menhub Budi: Kalau LRT Jabodebek Berhasil, Kota Besar Lain Menunggu
Kemenhub Beri Perhatian Lebih Pada Sriwijaya Usai Bercerai dengan Garuda Indonesia
Kemenhub Pastikan Operasional Penerbangan Sriwijaya Air Berjalan Baik
Kemenhub Awasi Ketat Operasional Penerbangan Sriwijaya Air Group

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini