Kemendag Grebek Distributor Nakal yang Naikkan Harga Gula

Jumat, 22 Mei 2020 09:50 Reporter : Sulaeman
Kemendag Grebek Distributor Nakal yang Naikkan Harga Gula gula. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Perdagangan berhasil membongkar permainan kotor distributor gula penyebab tingginya harga gula pasir di pasaran. Motifnya ialah distributor pertama menjual gula di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp12.500 per kilogram.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan praktik ini terungkap setelah dilakukan penggerebekan gula milik distributor PT. PAP yang berada di gudang produsen PT. Kebon Agung di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

"Hasil pengawasan barang beredar Ditjen PKTN Kemendag ditemukan penjualan gula dari distributor satu ke distributor kedua gula hingga distributor ke D-3 dan D-4 bahkan dijual lintas Provinsi dengan harga yang sudah mencapai Rp13.000/kg. Penjualan ini masih harus melewati mata rantai agen dan pengecer sebelum sampai kepada konsumen akhir sehingga harga eceran tertinggi (HET) Rp12.500/kg di tingkat konsumen sulit tercapai," kata Agus melalui keterangan resminya, Jumat (22/5).

Menurutnya, akibat kejahatan para pelaku ini menyebabkan rantai distribusi gula terlalu panjang, bahkan bisa mencapai lima distributor sebelum gula sampai ke pengecer. Imbasnya berbagai upaya pemerintah dalam menambah stok gula untuk menekan harga menjadi kurang efektif.

Sebab, selama ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi tingginya harga dan kelangkaan stok gula, termasuk menerbitkan izin impor raw sugar untuk diolah menjadi gula konsumsi. Mengingat menjelang hari raya Idul Fitri, kebutuhan masyarakat akan bahan pangan manis ini semakin meningkat.

Nantinya sebanyak 300 ton gula konsumsi sitaan milik distributor pertama ini, akan dijual melalui operasi pasar gula pasir ke ritel modern dan pasar rakyat. "Sehingga kami harapkan harga gula bisa segera turun dan normal kembali," imbuh dia.

1 dari 1 halaman

Sementara itu, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Dirjen PKTN) Veri Anggrijono mengatakan, bahwa upaya pengamanan yang dilakukan untuk memberi efek jera bagi pelaku usaha yang mencari keuntungan dengan cara yang tidak wajar. Untuk itu, pihaknya terus bersinergi dengan Satgas Pangan dalam melakukan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk pelanggaran dalam kegiatan perdagangan.

Oleh karenanya, masyarakat diminta aktif melapor kepada Kementerian Perdagangan jika mendapati distributor yang menjual gula di atas HET. Sehingga konsumen tidak dirugikan oleh kenaikan bahan pangan manis tersebut.

"Langkah pengamanan yang kami lakukan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku usaha baik produsen maupun distributor. Maka sanksi diberikan dengan tegas bagi siapapun yang melanggar," tandas Veri. [azz]

Baca juga:
Mendag Agus Bongkar Permainan Distributor Nakal Buat Harga Gula Melambung Tinggi
Mendag: Jika Ada Pedagang Jual Gula Lebih Mahal dari HET, Segera Laporkan
Tekan Harga Gula, Kemendag Diminta Rutin Gelar Operasi Pasar
Bulog Klaim Stok Gula Cukup Sampai Lebaran
Mendag Agus Minta Masyarakat Lapor Jika Ada Distributor Nakal Naikkan Harga Gula
Pekan Ini, Perum Bulog Bakal Gelontorkan 22.000 Ton Gula dari India

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini