Kemendag Apresiasi Aplikasi Video Teleconference Buatan Anak Perusahaan BUMN

Rabu, 5 Agustus 2020 17:04 Reporter : Merdeka
Kemendag Apresiasi Aplikasi Video Teleconference Buatan Anak Perusahaan BUMN Wamendag Jerry Sambuaga. istimewa ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkomitmen membantu perusahaan-perusahaan dalam negeri memasarkan produk inovasi hingga ke mancanegara.

Salah satunya dengan pembuatan aplikasi video conference Eltran on air. Aplikasi ini merupakan produk kerja sama antara anak perusahaan PT LEN Industri yakni PT Eltran Indonesia yang bekerjasama dengan perusahaan swasta asal Bandung, Pinteraktif Media.

Kemendag meyakini aplikasi ini mampu menggungguli aplikasi serupa lainnya khususnya dalam aspek keamanan.

"Saya pikir ini hal yang baik dan luar biasa. Patut kita dorong," ujar Wakil Menteri Perdagangan Jerry sambuaga saat menyambangi pabrik simulator PT AVS, salah satu sister company PT Pinteraktif Media di Bandung, Rabu (4/8).

Jerry berharap mereka terus mengembangkan teknologi yang dipakai sehingga mampu bersaing di pasar global. Jerry mengatakan, Kemendag mempunyai atase perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) yang tersebar di banyak negara melalui jaringan KBRI.

"Dengan instrumen tersebut, kita bisa menghubungkan pelaku usaha lokal dengan jejaring di bisnis di berbagai negara," ujarnya.

Direktur Operasional Eltran Indonesia Toni Surakusumah mengatakan aplikasi ini baru terpilih untuk digunakan di salah satu lembaga pemerintah non kementerian. "Saat ini sedang menunggu masa implementasi untuk digunakan sebagai aplikasi video conference VVIP," ujarnya.

Toni menjelaskan aplikasi ini memiliki fitur keamanan yang tinggi. Pertama, fitur Role Moderator dimana moderator memiliki otoritas tertinggi.

Dia mencontohkan moderator memiliki otoritas menentukan pihak yang melakukan presentasi dan mencegah pihak lain yang tiba-tiba melakukan hal yang sama. Moderator juga memiliki kontrol untuk membatasi berbagai aksi- aksi yang bisa dilakukan oleh user.

"Misalnya kita membatasi user lain tidak share webcam, tidak bisa menekan microfon, tidak bisa chat. Bahkan tidak bisa melihat user lain pun itu bisa dilakukan dalam konferensi pers," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Faktor Keamanan...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. BUMN
  3. Kemendag
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini