Kelola Limbah Medis Covid-19, Desa Diminta Alokasikan Dana Desa

Minggu, 21 Februari 2021 15:00 Reporter : Anisyah Al Faqir
Kelola Limbah Medis Covid-19, Desa Diminta Alokasikan Dana Desa Pembagian Masker ke Warga Sunter. ©2021 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, dr. Alexander K. Ginting, meminta perangkat desa mengalokasikan anggaran dari Dana Desa untuk pengelolaan limbah medis yang berasal dari masyarakat. Dia ingin anggaran dari pemerintah tersebut tidak hanya diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur di desa, tetapi juga untuk kebersihan dan kenyamanan warga.

"Pemerintah desa dan kecamatan, ini dana desa bisa, bukan buat infrastruktur saja tapi juga kelola supaya desa itu bersih, asri dan lingkungannya baik," kata Alexander dalam Talkshow bertajuk Hari Peduli Sampah Nasional: Pekan Peduli Limbah Masker, Jakarta, Minggu (21/2).

Penggunaan Dana Desa untuk limbah medis dalam penanganan pandemi Covid-19, kata Alexander, menjadi salah satu pendukung pencegahan penularan virus corona. "PPKM ini juga mengolah limbah, donasi, memberi makan untuk warga yang isolasi mandiri. Ini tidak terlepas dari proses limbah yang dikelola dengan baik," kata dia.

2 dari 2 halaman

Dorong Peran Aktif RT RW Tangani Limbah Medis

aktif rt rw tangani limbah medis rev1

Alexander menjelaskan setiap limbah medis yang berasal dari keluarga menjadi tanggung jawab pemerintah terkecil yakni RT dan RW. Para RT dan RW harus bisa mengedukasi masyarakat untuk memisahkan limbah medis rumah tangga dengan sampah atau limbah yang dihasilkan.

Limbah medis tersebut nanti dikumpulkan oleh perangkat desa dalam wadah plastik kuning sebagai penanda. Setelah terkumpul, limbah medis tersebut akan dibawa ke tempat insenalator atau tempat yang ditunjuk pemerintah dalam mengelola limbah medis.

"Kalau di tingkat desa ini sudah banyak, ini desa dan kecamatan bawa plastik kuning ke tempat insenalator atau tempat yang diatur," kata dia.

Dia menyarankan agar RT dan RW mengajak masyarakat untuk tidak hanya melakukan kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) setiap pekan. Tetapi mengajak masyarakat untuk aktif memeriksakan diri bila kondisi kurang sehat.

Selain itu, memilah bekas masker sekali pakai atau limbah medis khususnya warga yang melakukan isolasi mandiri. Sebab limbah masker yang digunakan warga yang terpapar virus Corona masuk dalam jenis limbah infeksius.

"Yang isoman ini limbahnya dan maskernya ini infeksius, jadi ini harus dijaga limbahnya di tingkat RT agar sama-sama saling jaga," kata dia mengakhiri.

[bim]

Baca juga:
Satgas Covid-19 Minta Pengelola Gedung Sediakan Tempat Sampah Khusus Masker
Satgas Covid-19 Ingin Ada Tempat Sampah Khusus Masker
Polda Lampung Panggil Sejumlah Saksi Terkait Temuan Limbah Medis di TPA Bakung
Wali Kota Bakal Tegur Rumah Sakit di Bandar Lampung Buang Limbah Beracun ke TPA
Dua Tersangka Baru Pembuang Limbah Medis di Bogor Buron
Pemkot Tangerang Dalami Pengelolaan Limbah Hotel Tempat Isolasi Pasien Corona
Pemkot Tangerang Minta Pihak Hotel Tanggung Jawab Terkait Persoalan Limbah Medis

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini