Kelakar Sri Mulyani ke Anak Buah: Pekerjaan Bertambah, Jangan Minta Tunjangan Kinerja

Selasa, 8 Juni 2021 14:45 Reporter : Dwi Aditya Putra
Kelakar Sri Mulyani ke Anak Buah: Pekerjaan Bertambah, Jangan Minta Tunjangan Kinerja Menkeu Sri Mulyani. ©Setpres RI

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati berkesempatan berdialog bersama para finalis lomba Bedah Data APBD yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani banyak mendengarkan masukan dari para finalis.

Salah satunya dari Agung GASPOL. Finalis yang beranggotakan tiga orang ini berasal dari lingkungan Direktorat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) DJP Kementerian Keuangan. Ketiganya memberikan pemaparan mengenai 'Alona' atau Alokasi, Outcome dan Anomali.

Kepada Sri Mulyani, Agung meminta agar Kementerian Keuangan dan Kementerian Lembaga lain memperbanyak diklat untuk pelatihan IT, utamanya dalam mempelajari data analitik. Sehingga dari yang dasarnya bukan IT, bisa ikut belajar data analitik.

"Usulan juga nanti di Kemenkeu atau di KL lain agar diklat-diklat diperbanyak yang mungkin basiknya tidak dari IT tapi bisa," pinta Agung kepada Sri Mulyani, dalam lomba Bedah Data APBD, secara virtual, Selasa (8/6).

Mendengar permintaan tersebut, Bendahara Negara itu langsung mengabulkan. Sri Mulyani langsung meminta Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) dan direksi Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) menambah kurikulum terkait dengan data analitik.

Bahkan rencana penambahan kurikulum di STAN ini juga akan diawasi oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Namun, Sri Mulyani tak menyebut kapan pastinya data analitik akan ditambahkan dalam kurikulum STAN.

"Permintaan kamu akan saya kabulkan langsung hari ini. Saya akan minta Pak Andin dan Direktur STAN untuk kamu diminta mikirin bagaimana kita tambah data analitik di STAN. Udah kamu bertanggungjawab saja untuk generasi yang akan datang," jelasnya.

Tugas baru yang diberikan oleh Agung tersebut menjadi pekerjaan tambahan baru. Atas dasar itu, Sri Mulyani berkelakar kepada Agung agar tidak meminta tunjangan kinerja tambahan atas tugas baru tersebut.

"Jadi kamu tambah kerjaan jangan minta tukin (tunjangan kinerja) lagi ya," tandasnya. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Sri Mulyani Indrawati
  3. Kemenkeu
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini