Kekhawatiran Virus Corona Belum Reda, Rupiah Diprediksi Tembus Rp17.000 per USD

Senin, 23 Maret 2020 16:11 Reporter : Anggun P. Situmorang
Kekhawatiran Virus Corona Belum Reda, Rupiah Diprediksi Tembus Rp17.000 per USD dolar AS. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Pandemi virus corona masih terus memunculkan kekhawatiran pasar keuangan, salah satunya pada nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD). Rupiah diprediksi akan mencapai Rp17.000 per USD jika penyebaran Covid-19 belum juga dapat ditangani.

"Rupiah tanggal 24 atau 26 Maret kemungkinan tembus Rp17.000 per USD," ujar Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim melalui pesan singkat di Jakarta, Senin (23/3).

Ibrahim mengatakan, penyebaran virus tersebut seperti perang dunia ketiga yang melumpuhkan perekonomian global. Agar kondisi ini segara teratasi maka seluruh negara harus bahu membahu mencari obat penawar.

"Virus corona anggap ini perang dunia ketiga. Penyebaran virus corona benar-benar melumpuhkan perekonomian global. Caranya (agar stabil) negara-negara harus cepat menemukan vaksin penawar Virus Corona," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Kebijakan Bank Indonesia Tak Mampu Stabilkan Rupiah

indonesia tak mampu stabilkan rupiah rev1

Di dalam negeri sendiri, kebijakan bank sentral ternyata belum bisa mengendalikan laju penurunan nilai tukar. Sebab, pasar lebih melihat bagaimana Virus Corona bisa diatasi dengan baik.

"Bank Indonesia saat ini hanya bisa intervensi melalui pasar DNDF, sehingga tidak mungkin bisa menangkal serangan Virus Corona. Biar tidak anjlok, pasar jangan panik. Ini susahnya, karena yang panik pasar global," paparnya. [idr]

Baca juga:
Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok, Tembus Level Rp16.575 per USD
Pelemahan Rupiah Kerap Jadi Momen Pedagang Spekulan Naikkan Harga Barang
IHSG dan Rupiah Terkapar, BKPM Yakinkan Investor Hal Sama Terjadi di Dunia
Kopi Kenangan Khawatirkan Pelemahan Rupiah Ganggu Bisnis Makanan
Rupiah Kembali Anjlok ke Level Rp16.500 per USD

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini