Kekayaan 50 Orang Terkaya Indonesia 2018 Cetak Rekor, Nyaris Setara Penerimaan RI

Kamis, 13 Desember 2018 11:55 Reporter : Anggun P. Situmorang
Kekayaan 50 Orang Terkaya Indonesia 2018 Cetak Rekor, Nyaris Setara Penerimaan RI Orang terkaya di Indonesia. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Forbes Indonesia mencatat aset bersih 50 orang terkaya Indonesia tahun ini mencetak rekor baru dengan total nilai USD 129 miliar atau setara Rp 1.870 triliun (Rp 14.501 per USD). Angka ini nyaris menyamai penerimaan Indonesia yang saat ini tercatat sudah mencapai Rp 1.936 triliun.

Nilai aset 50 orang terkaya tahun ini naik USD 3 miliar jika dibandingkan dengan pencatatan perolehan aset dari tahun lalu sebesar USD 126 miliar.

"Ini ditunjang pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan pasar modal setahun terakhir yang tumbuh sebesar 4,4 persen," demikian dikutip dari keterangan resmi Forbes, Jakarta, Kamis (13/12).

Forbes juga mencatat, enam dari 10 orang terkaya di Indonesia mengalami peningkatan kekayaan dibandingkan tahun lalu. Salah satunya termasuk Hartono bersaudara yang sudah menempati peringkat terkaya selama 10 tahun terakhir.

Tahun ini, total kekayaan Hartono bersaudara tercatat sebesar USD 35 miliar. Di mana sekitar 70 persen dari total kekayaan ini berasal dari Bank Central Asia. Sementara itu, Susilo Wonowidjojo naik ke posisi dua dengan kekayaan sebesar USD 9,2 miliar akibat meningkatnya harga saham perusahaan rokok Gudang Garam.

Selain dua miliarder tersebut, turun ke peringkat ketiga adalah pendiri Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja, yang tahun ini kekayaannya berkurang sebesar USD 500 juta menjadi USD 8,6 miliar.

Sri Prakash Lohia naik menjadi orang terkaya keempat dengan total kekayaan sebesar USD 7,5 miliar seiring dengan peningkatan nilai saham Indorama Ventures, perusahaan petrokimia yang terdaftar di bursa Thailand. "Sedangkan Anthoni Salim turun ke peringkat lima karena kekayaannya turun sebanyak USD 1,6 miliar menjadi USD 5,3 miliar." [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini