KEK Lido dan JIIPE Diproyeksi Serap Investasi Rp 278,1 T dan 229.363 Tenaga Kerja

Jumat, 12 Februari 2021 19:30 Reporter : Dwi Aditya Putra
KEK Lido dan JIIPE Diproyeksi Serap Investasi Rp 278,1 T dan 229.363 Tenaga Kerja Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. ©2020 Foto: Zaki/Humas Ekon

Merdeka.com - Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) telah menyetujui pembentukan dua KEK baru yaitu KEK Lido di Provinsi Jawa Barat dan KEK JIIPE di Provinsi Jawa Timur. Kedua usulan KEK tersebut telah disetujui dan telah menjadi rekomendasi kepada presiden.

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pembentukan 2 KEK baru tersebut diharapkan akan mampu menghadirkan investasi USD 19,9 miliar atau setara Rp 278,1 triliun dan menyerap 229.363 tenaga kerja.

"KEK Lido diharapkan betul-betul bisa mendorong pariwisata di Indonesia. Hasilnya harus jelas, turis ke Jawa Barat juga harus yang berkualitas internasional. Ini harus menjadi yang premium juga, dan devisanya pun juga premium," kata Menko Airlangga dalam pernyataanya ditulis Jumat (12/2).

Menko Airlangga yang juga merupakan Ketua Dewan Nasional KEK mengatakan usulan KEK JIIPE yang berlokasi di Kota Gresik Provinsi Jawa Timur, diproyeksikan akan mampu menghadirkan investasi senilai USD 16,9 miliar dengan serapan tenaga kerja mencapai 199.818 orang pada saat beroperasi penuh. Sedangkan usulan KEK Lido diproyeksikan akan menarik investasi hingga mencapai USD 2,4 miliar dan menyerap tenaga kerja sebanyak 29.545 orang di tahun ke-20.

Mantan Menteri Perindustrian ini menambahkan, KEK JIIPE direncanakan untuk pengembangan bisnis industri metal, elektronik, kimia, energi, dan logistik. Pengusul KEK JIIPE menyatakan kesiapannya melalui ketersediaan infrastruktur wilayah dan kawasan, serta telah adanya komitmen dari anchor investor untuk mengembangkan smelter tembaga di dalam lokasi KEK.

"Hasil produksi pelaku usaha di dalamnya, diproyeksikan akan mampu memberikan kontribusi ekspor sebesar USD 10,1 miliar per tahun ketika beroperasi penuh, serta substitusi impor pada produk industri metal dan kimia," jelas Menko Airlangga.

Baca Selanjutnya: Lokasi KEK Telah Direkomendasikan ke...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini