Kampanye hitam jatuhkan lawan di penjualan sepeda motor

Minggu, 31 Juli 2016 10:00 Reporter : Hana Adi Perdana
Kampanye hitam jatuhkan lawan di penjualan sepeda motor mio Z. Facebook ©Yahama Motor Indonesia

Merdeka.com - Dugaan Kartel yang menyeret PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan PT Astra Honda Motor (AHM) membuat dua pabrikan otomotif raksasa asal Jepang tersebut bereaksi. Bahkan mereka menyebut jika ada kampanye hitam sebagai bentuk dari kerasnya persaingan di industri sepeda motor.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Presiden Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Dyonisius Betty, saat menjalani persidangan atas dugaan praktik monopoli dan persaingan tidak sehat di kantor Komisi Pengawasan Persaingan Usaha.

"Yah beginilah, terjadi persaingan keras antara kami (Yamaha) dan Honda," ucapnya.

Lalu apa itu Kampanye hitam ?

Seperti dilansir dari laman kompasiana, kampanye hitam adalah kampanye yang ditujukan untuk menyerang dan menjelekkan pihak lawan dengan melemparkan isu yang tidak berdasarkan fakta atau data yang benar.

Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor (AISI), Sigit Kumala mengungkapkan, kampanye hitam dalam persaingan di industri sepeda motor sejatinya sudah ada sejak lama. Menurutnya, kampanye hitam adalah hal yang dilarang dalam sebuah persaingan. Hanya saja, upaya tersebut kerap tidak terbendung.

"Ya itu memang sudah sejak lama. Itu kejadian awal tahun 2000-an. Ya tidak baik, tapi namanya persaingan mereka berusaha menonjolkan keunggulan produknya. dengan menonjolkan produk pasti mereka menjatuhkan produk lawannya," ujar Sigit kepada merdeka.com di Jakarta, Sabtu (30/7).

Sementara itu Asisten GM Marketing Yamaha Indonesia, Mohammad Masykur mengakui, pihaknya dan Honda memang kerap melakukan kampanye hitam. Hanya saja, aksi tersebut dilakukan oleh marketing yang ada di daerah.

"Ini kondisinya di daerah ya, bukan dari pusat maupun Yamaha. Biasa teman-teman di daerah, namanya sales saling melihat apa kelebihan produk sendiri dan kompetitornya," jelasnya.

Masykur menceritakan, dulu saat produk skuter matik Mio diluncurkan, terjadi perang kampanye hitam.

"Waktu pertama dulu Mio keluar mereka belum bisa ngerebut pasar. Mereka bikin iklan kalau ditanjakan mereka pake rem, Yamaha enggak akhirnya yang naik Yamaha, Honda ndelosor ke bawah," ungkapnya.

Namun demikian, dia mengaku jika sales yang ada di daerah telah melakukan pertemuan. Dalam pertemuan tersebut, baik Honda maupun Yamaha telah berjanji untuk tidak melakukan kampanye hitam lagi.

"Pernah denger masing-masing kepala wilayah ketemu janji untuk tidak melakukannya lagi," pungkasnya. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini